PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Tergelincir, Yield Tenor Panjang Tetap Tinggi saat Minyak Pangkas Kenaikan
PT Equityworld Futures Semarang – Indeks dolar Bloomberg melemah 0,1% pada awal pekan, setelah reli 1,2% pekan lalu—kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari dua bulan. Pergerakan dolar terjadi ketika reli minyak mulai terpangkas, sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor panjang bertahan dekat level tertinggi multi-tahun di berbagai negara. Brent masih diperdagangkan sekitar 1% lebih tinggi di area US$110 per barel setelah sempat naik hingga 2,5%. Presiden AS Donald Trump kembali menekan Iran agar menyepakati kesepakatan untuk mengakhiri perang, menjaga pasar tetap sensitif terhadap risiko energi yang bisa berimbas ke inflasi. Di pasar obligasi, yield Treasury AS tenor 30 tahun stabil dekat level tertinggi sejak 2023. Di Jepang, yield obligasi tenor panjang melonjak lebih tajam, dengan yield tenor 30 tahun naik hingga sekitar 20 bps ke level tertinggi sejak penerbitan pertamanya pada 1999. Yen menjadi satu-satunya mata uang G10 yang melemah terhadap dolar, dengan USD/JPY...



