Postingan

PT Equityworld Futures Semarang – Franc Tertahan Meski Data Swiss Solid

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – USD/CHF menguat pada Selasa (19/5) dan diperdagangkan di sekitar 0,7870, naik sekitar 0,35%. Penguatan terjadi saat dolar AS kembali didukung ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish di Amerika Serikat. Pasar menilai kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi pendorong utama. Yield Treasury AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,613%, mendekati level tertinggi sejak Februari 2025, mencerminkan kekhawatiran investor bahwa harga energi yang tinggi dapat kembali menekan inflasi. Sejalan dengan itu, pelaku pasar semakin yakin The Fed akan bertahan ketat lebih lama. Pemangkasan suku bunga untuk sisa tahun ini disebut sudah “dipangkas habis” oleh pasar, sementara peluang kenaikan suku bunga 25 bps pada pertemuan Desember diperkirakan sekitar 38% berdasarkan CME FedWatch. Reuters juga mengutip komentar Lou Brien (DRW Trading) yang menilai pergerakan pasar mencerminkan ketidakpastian soal bagaimana Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, akan menangani i...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Tergelincir, Yield Tenor Panjang Tetap Tinggi saat Minyak Pangkas Kenaikan

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks dolar Bloomberg melemah 0,1% pada awal pekan, setelah reli 1,2% pekan lalu—kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari dua bulan. Pergerakan dolar terjadi ketika reli minyak mulai terpangkas, sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor panjang bertahan dekat level tertinggi multi-tahun di berbagai negara. Brent masih diperdagangkan sekitar 1% lebih tinggi di area US$110 per barel setelah sempat naik hingga 2,5%. Presiden AS Donald Trump kembali menekan Iran agar menyepakati kesepakatan untuk mengakhiri perang, menjaga pasar tetap sensitif terhadap risiko energi yang bisa berimbas ke inflasi. Di pasar obligasi, yield Treasury AS tenor 30 tahun stabil dekat level tertinggi sejak 2023. Di Jepang, yield obligasi tenor panjang melonjak lebih tajam, dengan yield tenor 30 tahun naik hingga sekitar 20 bps ke level tertinggi sejak penerbitan pertamanya pada 1999. Yen menjadi satu-satunya mata uang G10 yang melemah terhadap dolar, dengan USD/JPY...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Melemah di Bawah $4.700, Bertahan di Sesi Eropa

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas (XAU/USD) bertahan dalam tekanan pada sesi Eropa Rabu (13/05), diperdagangkan sedikit di bawah $4.700. Bias jual masih terbatas karena belum ada dorongan bearish yang kuat, namun penguatan dolar AS membuat emas melanjutkan pelemahan untuk hari kedua. Hal tersebut utamnya dipicu dari data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan. CPI headline naik ke 3,8% yoy pada April (mendekati level tertinggi hampir tiga tahun), sementara inflasi inti naik 0,4% (mom) dan 2,8% (yoy), menjauh dari target The Fed 2%. Sedangkan, repricing ekspektasi suku bunga membuat pasar memperhitungkan sekitar 35% peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun, memperkuat bias hawkish. Kenaikan ekspektasi kebijakan ini ikut mendorong yield Treasury AS lebih tinggi, yang memperpanjang reli dolar. Yield tenor panjang sempat menyentuh area 5,0% dan yield tenor pendek tetap dekat 4%, menegaskan tekanan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil. Di saat yang sama, k...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Saat Risiko Inflasi Naik Usai Trump Tolak Proposal Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah setelah Presiden AS Donald Trump menolak respons terbaru Iran atas proposal perdamaian untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, memperkuat kekhawatiran inflasi dan menekan prospek pemangkasan suku bunga. Bullion sempat turun hingga 1,4% ke bawah US$4.650 per ons, sementara pasar menilai Washington dan Teheran masih jauh dari kesepakatan kerangka damai, dengan Trump menyebut respons Iran “totally unacceptable.” Pada 10:19 pagi waktu London, spot gold turun 1,1% ke US$4.665,02 per ons, indeks dolar Bloomberg naik 0,1%, sementara perak stabil di US$80,27 dan platinum serta palladium melemah. Tekanan pada emas muncul lewat kanal inflasi: dampak perang terhadap harga energi dinilai mengurangi ruang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan, kondisi yang biasanya mendukung aset tanpa imbal hasil seperti emas. Serangan akhir pekan juga menyoroti rapuhnya gencatan senjata yang dimulai 8 April, termasuk insiden drone pada Minggu yang se...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Siap Catat Kenaikan Mingguan, Pasar Tunggu NFP AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Jumat (8/5) dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan ketika investor menyeimbangkan optimisme atas potensi kesepakatan damai AS-Iran dengan kehati-hatian terkait gencatan senjata yang masih rapuh, menjelang rilis data tenaga kerja AS. Emas spot naik 0,7% menjadi US$4.717,47 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat 0,4% ke US$4.727,56. Sepanjang pekan ini, bullion naik hampir 2% setelah memantul dari level terendah satu bulan pada awal Mei. Perhatian pasar tetap tertuju pada dinamika Timur Tengah setelah pasukan AS dan Iran saling tembak pada Kamis di dekat Selat Hormuz, yang disebut sebagai pelanggaran paling serius sejak gencatan senjata berlaku sekitar sebulan terakhir. Iran menyatakan kondisi di wilayah pesisir terdampak kembali normal, sementara Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata masih berjalan. Di tengah ketidakpastian tersebut, emas mempertahankan daya tariknya sebagai aset lindung ni...

PT Equityworld Futures Semarang –Harga Emas Didukung Oleh Pemintaan Yang Solid

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas diperkirakan masih mendapat dukungan kuat dari permintaan institusional, termasuk pembelian dari bank sentral. UBS Global Wealth Management Chief Investment Office menilai pelemahan emas dalam dua pekan terakhir kemungkinan hanya bersifat sementara. Menurut UBS, tekanan pada emas sebelumnya muncul karena kenaikan harga energi yang ikut menopang dolar AS. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan jangka pendek bisa ikut tertahan. Namun, permintaan dari investor besar masih dinilai solid. UBS mencatat minat kuat dari sovereign wealth fund di Timur Tengah menunjukkan permintaan institusional terhadap emas semakin meluas, bukan hanya berasal dari bank sentral. Pembelian dari sektor resmi tersebut dipandang sebagai penopang struktural bagi harga emas. Artinya, selama bank sentral dan lembaga besar masih aktif mengakumulasi emas, ruang penguatan logam mulia tetap terbuka. UBS memp...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Turun, Pasar Evaluasi Risiko Gangguan Pasokan AS–Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak melemah pada perdagangan Selasa (5/5) seiring pelaku pasar menilai kembali risiko gangguan pasokan jangka pendek di tengah ketegangan terbaru antara Amerika Serikat dan Iran. Minyak Brent turun sekitar 1,3% ke kisaran US$112,85 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,5% ke sekitar US$103,78 per barel, setelah keduanya melonjak tajam pada sesi sebelumnya. Gencatan senjata rapuh antara AS dan Iran tampak kembali terancam setelah serangan drone dan rudal Iran menghantam Uni Emirat Arab. Di sisi lain, Washington menyatakan telah menenggelamkan kapal Iran di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman energi global. Situasi ini meningkatkan ketidakpastian pasar, meskipun belum ada gangguan pasokan besar yang terkonfirmasi. Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi berat jika menyerang kapal AS yang mengamankan lalu lintas komersial di selat tersebut. Pernyataan keras ini mempertegas s...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES