PT. EQUITYWORLD FUTURES Emas Catat Gain Back-to-Back Pertamanya Bulan Ini Pada Outlook Suku Bunga

PT. EQUITYWORLD FUTURES – Emas mencatat gain back-to-back pertama dalam hampir sebulan karena dolar melemah di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan mnedekati pengetatan moneter secara bertahap.
Sementara laporan Departemen Tenaga Kerja menunjukkan biaya hidup di AS meningkat pada laju tercepat dalam lima bulan, harga konsumen tidak termasuk makanan dan bahan bakar naik 0,%1, meleset dari perkiraan 0,2%.
Kemungkinan bahwa suku bunga AS akan naik pada bulan Desember turun menjadi 64% setelah data inflasi, turun dari 66% sehari sebelumnya. The Fed telah mengkaji data, termasuk inflasi, tanda-tanda ketahanan ekonomi sebelum menaikkan suku bunga pinjaman.
Emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,5% untuk menetap di level $ 1,262.90 per ons pada 1:38 di Comex di New York. Logam ini belum pernah mencatat dua keuntungan langsung sejak 22 September.
Harga emas naik lebih tinggi pada akhir perdagangan Jumat dinihari (14/10) karena pelemahan dolar AS dan setelah pasar saham global merosot akibat kekhawatiran baru tentang ekonomi Tiongkok. Harga emas spot naik 0,3% pada $1,258.55 per ons, turun dari intraday tinggi $ 1,261.78. Sementara harga emas berjangka AS berakhir turunn ke $1,257.60 per ons.
Emas telah meningkat hampir seperlima tahun ini tetapi telah berjuang dalam beberapa bulan terakhir. Emas telah turun 7% sejak awal September, termasuk tergelincir lebih dari $ 40 pada 4 Oktober, penurunan satu hari terbesar dalam 15 bulan, setelah data ekonomi AS yang kuat. Jika investor bullish yang mendominasi pasar saat ini mulai menjualnya bisa menciptakan efek bola salju dan data penjualan ritel AS pada Jumat bisa menjadi pemicu.
Risalah dari pertemuan Federal Reserve Komite Pasar Terbuka September (FOMC) mengungkapkan bahwa anggota umumnya sepakat bahwa kesempatan untuk kenaikan suku bunga telah menguat. Namun tidak ada referensi khusus untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan khusus. Equity world Futures Tingkat suku bunga AS lebih tinggi bisa mendongkrak mata uang AS yang ketika naik membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Saat ini polling pemilihan presiden AS masih menjagokan Hillary Clinton dengan salah satu polling, the New York Times, mengatakan probabilita kemenangan pemilihan presiden AS adalah 88% untuk Hillary Clinton dan 12% untuk Trump.
Namun, bagaimana jika Donald Trump yang menang? Apa pengaruhnya terhadap harga emas?
Hal ini bisa memicu reaksi yang otomatis bagi kejatuhan saham dan dorongan naik bagi perdagangan komoditi safe haven seperti emas. Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang meningkat, akan menyusul Donald Trump mendapatkan kemenangan di dalam pemilihan presiden AS bulan November yaitu dolar AS melemah terhadap mata uang safe haven seperti Yen Jepang dan harga emas akan melompat.
Perkiraan terjadi peningkatan kekacauan pasar global, akan cukup membuat The Fed tidak jadi menaikkan tingkat bunganya, yang pada akhirnya akan menjadi faktor positif untuk emas yang telah mengalami rally selama hampir setahun ini karena kondisi tingkat bunga yang rendah.

Sumber: Bloomberg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PENGALAMAN SELEKSI KERJA PT. EQUITY WORLD FUTURES

Qatar mundur dari OPEC karena politik akhirnya memecah kartel minyak berusia 58 tahun

Situasi Minyak dan Gas: Waktunya Untuk Mencatat Rekor

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES