Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Sideways, Risiko “Higher for Longer” Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak relatif stabil pada Selasa (7/4) setelah dua sesi melemah, dengan XAG/USD terakhir diperdagangkan di sekitar US$72,8–US$72,9 per troy ounce. Pelaku pasar menimbang ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menargetkan infrastruktur sipil Iran—termasuk pembangkit listrik dan jembatan—jika syaratnya tidak dipenuhi hingga Selasa pukul 20.00 ET, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Isu ini menutup ruang pemulihan meski terdapat sinyal diplomasi terkait potensi jeda konflik lewat mediator. Dari sisi fundamental, lonjakan harga energi selama perang meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat skenario suku bunga tinggi lebih lama. Kanal ini biasanya menekan logam tanpa imbal hasil seperti perak, karena biaya peluang memegang aset non-yielding meningkat ketika yield tetap tinggi. Pasar kini menanti sinyal berikutnya dari komunikasi The Fed, terutama rilis notulen FOMC dan data inflasi, untuk menilai apakah tekanan harga dari energi akan menun...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas, Perak Turun, Pasar Ragu Rencananya Trump Keluar dari Perang Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas dan perak berbalik melemah, seiring tekanan jual juga terjadi pada logam industri dan saham setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump memupus harapan investor terhadap kejelasan jadwal berakhirnya perang. Harga emas spot turun sekitar 3% ke kisaran US$4.670 per troy ounce, sementara perak spot turun lebih dari 5%. Pelemahan pada Kamis dipicu kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak akan mendorong inflasi kembali naik, sehingga bank sentral cenderung mempertahankan sikap lebih ketat. Dalam kondisi suku bunga tinggi, emas biasanya kurang menarik karena tidak menghasilkan imbal hasil, berbeda dengan aset berbunga. Sejak perang dimulai, emas telah turun sekitar 11% dari level tertinggi historisnya, mencerminkan perubahan persepsi pasar dari “lindung nilai” ke “aset yang rentan dilikuidasi” saat volatilitas meningkat. Koreksi pada Kamis juga dinilai dipicu aksi ambil untung menjelang libur panjang Paskah, ketika sebagian pelaku pasar memi...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Bertahan di Dekat US$4.500, Perang Iran Masuk Pekan Kelima

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menemukan pijakan di kisaran US$4.500 per troy ounce seiring perang Iran memasuki pekan kelima, dengan aksi beli saat harga turun (dip-buying) membantu menahan tekanan. Emas membukukan kenaikan mingguan pertama sejak konflik Timur Tengah pecah, sementara pelaku pasar menunggu kepastian seberapa lama perang akan berlangsung. Bullion tetap menunjukkan ketahanan meski harga minyak terus naik dan pasar saham melemah. Ini mengindikasikan sebagian investor mulai memanfaatkan koreksi emas yang terjadi sepanjang sebulan terakhir, ketika kekhawatiran inflasi meningkat dan peluang pemangkasan suku bunga memudar. Namun, arah harga tetap sensitif terhadap headline geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter. Situasi di lapangan memberi sinyal eskalasi. Keterlibatan kelompok Houthi yang didukung Iran pada akhir pekan memperluas spektrum konflik, seiring bertambahnya pasukan AS di kawasan. Di saat sejumlah negara—termasuk Pakistan, Mesir, Arab Saudi, dan ...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Menguat Pasca Trump Klaim 10 Tanker Lolos Hormuz

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak menguat pada Jumat (27/3) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan Iran mengizinkan 10 tanker melintas Selat Hormuz pekan ini sebagai “hadiah” bagi AS, memberi sinyal pelonggaran terbatas di jalur pelayaran yang krusial bagi pasokan global. Kontrak Brent Mei naik 1,7% ke US$109,79/barel, berbalik dari pelemahan sebelumnya, sementara WTI Mei naik 1,8% ke US$96,18/barel. Sementara Trump menyebut langkah itu sebagai gestur itikad baik di tengah proses diplomatik yang ia klaim sedang berlangsung, sekaligus menjelaskan pernyataan “present” yang sempat ia lontarkan tanpa detail beberapa hari sebelumnya. Meski arus tanker tertentu disebut kembali berjalan, analis menilai pasar minyak tetap rapuh. Rystad Energy menilai pasar sempat “menyerap” gangguan Hormuz selama hampir empat pekan berkat penyangga sementara seperti surplus pra-perang, crude-on-water, dan kebijakan pelepasan pasokan. Namun fase itu dinilai mendekati akhir seiring akumul...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun saat Jalur Damai AS-Iran Masih Buram

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas kembali turun pada sesi awal eropa Kamis (26/3) setelah sempat pulih tipis selama dua sesi terakhir, seiring pasar menilai pernyataan yang saling bertolak belakang dari Amerika Serikat dan Iran terkait peluang berakhirnya perang di Timur Tengah. Ketidakjelasan arah diplomasi membuat pelaku pasar kembali berhati-hati terhadap prospek logam mulia dalam jangka pendek. Bullion sempat merosot hingga 2% dan turun ke bawah US$4.420 per ounce, menghapus sebagian besar kenaikan yang tercatat dalam dua hari sebelumnya. Gedung Putih menegaskan pembicaraan untuk mengakhiri konflik dengan Iran masih berlangsung, namun Teheran secara terbuka menolak pendekatan dari AS dan justru mengajukan syaratnya sendiri. Di saat yang sama, Washington juga mengirim ribuan pasukan tambahan ke kawasan, sehingga memicu kekhawatiran akan kemungkinan invasi darat yang lebih berisiko. Sejak perang pecah hampir satu bulan lalu, harga emas telah turun lebih dari 15%. Per...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Turun 5% Usai Muncul Sinyal De-eskalasi Selat Hormuz

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak turun tajam pada Rabu (25/3) setelah muncul sinyal de-eskalasi terkait Selat Hormuz, di tengah klaim Presiden AS Donald Trump bahwa Washington dan Teheran “sedang berada dalam negosiasi,” meski Iran tetap membantah adanya pembicaraan langsung. Pelemahan minyak mencerminkan pasar yang cepat “mengurangi” premi risiko ketika muncul indikasi arus pelayaran dapat kembali berjalan—meski masih bersyarat. Kontrak berjangka Brent turun 5,5% ke $98,72/barel, sementara WTI melemah 5,1% ke $87,65/barel. Dari Oval Office, Trump mengatakan ia mundur dari ancaman serangan terhadap infrastruktur energi Iran “karena kami sedang bernegosiasi.” Trump juga menyebut Iran “berbicara masuk akal” saat ditanya alasan perubahan sikap tersebut. Pada Selasa malam, The New York Times melaporkan AS telah mengirimkan proposal 15 poin untuk mengakhiri perang, mengutip dua pejabat anonim. Proposal itu disebut disampaikan melalui Pakistan, namun belum jelas seberapa ...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tertekan, Hormuz Macet dan The Fed Makin “Hawkish”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas turun ke bawah US$5.000 per troy ounce pada Senin (16/3), memperpanjang tekanan setelah dua pekan melemah, ketika perang di Timur Tengah memasuki minggu ketiga dan pasar menilai dampak inflasi dari harga minyak yang tetap tinggi. Kenaikan energi memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan lebih berhati-hati melonggarkan kebijakan, mengurangi daya tarik emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Minyak berfluktuasi di atas US$100 per barel, sementara ketidakpastian durasi perang membuat pelaku pasar kesulitan mengukur dampak ke ekonomi. Seorang ajudan Presiden AS Donald Trump menyebut konflik bisa berlangsung empat hingga enam pekan, di tengah sinyal yang berubah-ubah: Trump mengatakan Iran ingin membuat kesepakatan namun Washington menginginkan syarat yang lebih baik, sementara Teheran menyatakan tidak meminta pembicaraan atau gencatan senjata. Akhir pekan, AS menyerang pusat ekspor minyak utama Iran dan Teheran melanjutkan serangan ter...

PT Equityworld Futures Semarang – AS Izinkan Pembelian Sementara Minyak Rusia yang Sudah di Laut

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Pemerintah AS pada Kamis memberi otorisasi sementara untuk pembelian minyak Rusia yang sudah “terjebak” di laut, sebagai upaya menstabilkan pasar energi. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan kebijakan ini merupakan langkah “jangka pendek dan sangat terbatas” yang hanya berlaku untuk minyak yang sudah dalam perjalanan. CNBC melaporkan ada sekitar 124 juta barel minyak asal Rusia yang berada di laut di sekitar 30 lokasi global per 12 Maret, setara kira-kira pasokan lima hingga enam hari. Bessent menyebut lonjakan harga minyak saat ini sebagai gangguan yang “sementara”, dan menilai kebijakan tersebut akan memberi manfaat ekonomi dalam jangka panjang. Harga minyak berayun tajam sejak perang Iran dimulai, dengan minyak dilaporkan sempat mendekati US$120 per barel pada Senin. Brent, patokan global, ditutup sedikit di atas US$100 per barel pada Kamis setelah pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, berjanji mempertahankan penutupan Selat ...

PT Equityworld Futures Semarang – Bank Besar Proyeksikan Emas Tetap Kuat, Risiko “Higher-for-Longer” Mengintai

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Sejumlah bank investasi global kini melihat tren kenaikan emas masih berpeluang berlanjut, namun dengan volatilitas yang lebih tinggi. Narasi besarnya sama: emas tetap didukung oleh kombinasi pembelian bank sentral, kebutuhan lindung nilai di tengah ketidakpastian geopolitik dan kebijakan, serta strategi diversifikasi aset. Di sisi lain, bank-bank juga menekankan bahwa jalur naik emas tidak akan mulus, karena risiko “higher-for-longer” bisa muncul bila inflasi bertahan—terutama dari sisi energi. Dari kubu Goldman Sachs, Reuters melaporkan bank ini menaikkan proyeksi harga emas akhir 2026 menjadi $5.400/oz (dari $4.900), dengan alasan utama diversifikasi menuju emas oleh sektor swasta dan bank sentral emerging market, di tengah ketidakpastian makro. Goldman pada intinya melihat demand struktural masih kuat dan menopang reli emas lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Sementara itu, JPMorgan menegaskan bias bullish lebih agresif. Reuters menyebut JP...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Dalam Mode Wait and See, Fokus ke CPI AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak stabil hari ini, ditopang permintaan safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik, sementara pasar mulai mengalihkan fokus ke rilis inflasi AS (CPI) yang berpotensi mengubah ekspektasi arah suku bunga The Fed. Di pasar spot, emas turun tipis ke sekitar $5.195/oz, sementara gold futures AS justru melemah tipis—menandakan pasar masih “wait and see” menjelang data besar. Sentimen emas juga terbantu oleh tekanan inflasi yang sedikit mereda setelah harga minyak terkoreksi, seiring munculnya wacana/dukungan kebijakan terkait stabilisasi pasokan energi (termasuk pembahasan pelepasan cadangan oleh lembaga energi). Meski begitu, latar geopolitik tetap jadi penopang: perang AS–Israel vs Iran dan isu kelancaran arus energi masih menyisakan ketidakpastian, sehingga bid safe haven belum benar-benar hilang. Intinya, emas hari ini bergerak dalam mode headline-driven, namun katalis terdekat yang paling menentukan adalah angka CPI—karena itu...

PT Equityworld Futures Semarang – G7 Tahan Pelepasan Stok Minyak, Tapi Siapkan Tombol Darurat Redam Lonjakan Harga

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Negara-negara G7 menyatakan siap mengambil langkah untuk mendukung pasokan energi global, termasuk opsi pelepasan cadangan minyak strategis, namun untuk saat ini menahan keputusan pelepasan di tengah lonjakan harga minyak akibat perang AS-Israel melawan Iran. Dalam telekonferensi para menteri keuangan, terdapat konsensus luas untuk tidak melepas stok “terlalu cepat” sembari menunggu penilaian lebih lanjut atas kondisi pasar dan pasokan fisik. Sikap “siap bertindak, belum eksekusi” ini muncul ketika pasar minyak bergerak sangat volatil, dipicu kekhawatiran gangguan arus energi di kawasan Teluk dan jalur Selat Hormuz. Sejumlah laporan menyebut harga sempat melesat ke area di atas US$100 per barel sebelum terkoreksi tajam, seiring investor menilai peluang intervensi kebijakan dan perubahan risiko pasokan harian. Pejabat Prancis menyebut G7 “belum sampai di titik itu” untuk mengoordinasikan rilis stok, menandakan keputusan masih bergantung pada bukti...

PT Equityworld Futures Semarang – Krisis Energi Mode On: Minyak Melonjak, Komoditas Lain Ikut “Terseret”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Minyak sedang bergerak dalam mode krisis pasokan (supply shock), bukan sekadar “risk premium”. Pemicu utamanya adalah kondisi di Selat Hormuz yang dilaporkan mengalami nyaris penghentian lalu lintas komersial, sehingga barel dari Teluk bukan cuma “berisiko”, tapi sulit bergerak secara fisik. Saat jalur ini macet, eksportir tidak bisa mengirim, stok cepat menumpuk, dan produsen dipaksa menahan/pangkas output—itulah kenapa harga bisa “meledak” dan volatilitasnya ekstrem. Dari sisi fundamental, pasar membaca perang Iran sebagai guncangan yang langsung memukul dua pilar: logistik dan produksi. Ketika shipping tersendat, bukan hanya pasokan global yang berkurang di atas kertas, tapi ketersediaan fisik untuk kilang dan pembeli menjadi ketat dalam hitungan hari. Di saat yang sama, negara-negara besar mulai membahas opsi darurat seperti rilis cadangan minyak strategis secara terkoordinasi (melalui mekanisme IEA/G7) untuk meredam lonjakan harga—namun lang...

PT Equityworld Futures Semarang – Premi Risiko Melejit, Minyak Catat Lonjakan Terbesar Sejak 2022

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak masih melanjutkan penguatannya pada Jumat (6/3) meski bergerak fluktuatif, dengan pasar masih menilai gangguan pasokan akibat perang Timur Tengah yang memasuki hari ketujuh. Brent berada di sekitar $86 per barel dan WTI berada di atas $81 per barel, masih mencatat kenaikan sekitar 17% sepanjang pekan ini. Kenaikan ini menjadi lonjakan mingguan terbesar sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Sumber tekanan utama tetap Selat Hormuz, jalur energi strategis yang menampung sekitar seperlima arus minyak global. Arus komersial melemah tajam karena risiko keamanan, biaya asuransi, dan ketidakpastian operasional, memaksa beberapa produsen mulai menyesuaikan produksi dan rantai logistik. Gangguan juga merembet ke pasar produk olahan dan Asia. Reuters melaporkan pasokan fuel oil dari Timur Tengah ke Asia anjlok, mendorong kenaikan tajam harga bunker fuel di Singapura dan meningkatkan biaya pengapalan ketika pembeli mencari sumber alternatif d...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Stabil, Dolar Rebound dan Risiko Iran Jaga Volatilitas

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak bergerak cenderung datar pada Kamis (5/3), bertahan di sekitar US$83,83 per ons, naik tipis (sekitar 0,8%) dibanding penutupan sebelumnya, ketika penguatan dolar kembali menahan ruang penguatan logam mulia di tengah ketidakpastian konflik AS–Iran. Pasar tetap waspada karena konflik AS–Israel terhadap Iran memasuki hari keenam, menjaga premi risiko geopolitik dan membuat pergerakan perak cenderung sensitif terhadap headline eskalasi. Dalam perkembangan terbaru, serangan kapal selam AS yang menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka menambah kekhawatiran konflik melebar di luar Timur Tengah. Di sisi lain, pasar sempat mendapat “nada optimistis” setelah muncul laporan bahwa pihak Iran menjajaki kemungkinan pembicaraan damai dengan AS. Namun, Teheran kemudian membantah adanya pendekatan tersebut, membuat pelaku pasar kembali berhitung soal durasi konflik dan risiko gangguan ekonomi yang lebih lama. Pemerintahan Trump juga ...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Rally, Arus Hormuz Jadi Titik Kritis

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak memperpanjang lonjakan pada Rabu (4/3) seiring pasar terus menempel pada risiko gangguan pasokan akibat eskalasi konflik AS–Israel–Iran dan gangguan arus pengapalan di Selat Hormuz. Brent dan WTI menambah kenaikan setelah reli tajam dua hari terakhir, ketika premi risiko geopolitik kembali mendominasi pembentukan harga. Pada pukul 09.35 ET, Brent naik sekitar 3% ke kisaran US$84 per barel, sementara WTI menguat ke area US$76–77 per barel. Konflik yang memasuki hari kelima telah memicu kekhawatiran pasar bahwa gangguan logistik dapat merembet ke hulu produksi. Reuters melaporkan Irak memangkas output karena jalur ekspor terdampak, dengan pemangkasan terbesar terjadi di Rumaila dan West Qurna 2, dan ada risiko penurunan lebih dalam jika hambatan pengiriman berlanjut karena keterbatasan kapasitas penyimpanan di pelabuhan selatan. Selat Hormuz menjadi fokus karena merupakan titik sempit strategis bagi arus minyak dan LNG ...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Anjlok Usai Reli 4 Hari, Dolar & Yield Naik Saat Perang Timur

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas terkoreksi tajam setelah reli empat hari, ketika pasar menilai dampak perang Timur Tengah terhadap prospek dolar AS yang lebih kuat dan inflasi yang berpotensi lebih tinggi. Pada sesi Eropa, emas spot tercatat turun 3,8% ke $5.118,50 per ons pada 11:36 waktu London, menandai pembalikan cepat setelah minat safe-haven sempat mendominasi di awal eskalasi konflik. Tekanan utama datang dari kombinasi penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi AS, yang meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas. Indeks dolar (DXY) berada di kisaran 99,17 (+0,67%), sementara pasar suku bunga bergeser—ekspektasi pemangkasan Fed kini lebih condong ke September, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Gejolak juga menyapu logam mulia lain. Perak ikut terpukul, dengan Reuters mencatat penurunan hingga sekitar 6,5% ke $83,63/oz pada perdagangan Selasa, mempertegas bahwa aksi jual bersifat luas dan tidak hanya terjadi pada ema...

PT Equityworld Futures Semarang – Gold Bertahan di Atas, Tarif Trump & Iran Masih Jadi Pemicu

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas (XAU/USD) bertahan dalam zona hijau pada paruh pertama sesi Eropa hari Kamis (26/2). Meski kenaikannya masih terbatas, bias pasar tetap condong positif karena aliran minat safe haven belum surut. Sementara pelaku pasar kini menunggu konfirmasi penguatan yang lebih meyakinkan—khususnya jika harga mampu bertahan dan diterima di atas area $5.200—sebelum mengambil posisi baru yang lebih agresif. Dukungan utama datang dari ketidakpastian kebijakan dagang Amerika Serikat. Setelah Mahkamah Agung memblokir banyak skema pajak impor luas yang sebelumnya didorong Presiden Donald Trump, Gedung Putih mengaktifkan Section 122 dalam Tariff Act 1974 untuk menerapkan tarif tambahan 10%. Trump kemudian menyebut tarif itu bisa dinaikkan menjadi 15%, sementara seorang pejabat Gedung Putih mengindikasikan administrasi masih mengupayakan kenaikan ke level tersebut. Ketidakpastian durasi serta arah kebijakan yang kerap berubah membuat investor tetap defensif...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat, Tarif dan Agenda AS–Iran Kembali Jadi Pemicu

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Rabu (25/2), yang kembali bangkit pasca melemah pada sesi sebelumnya, ketika investor menilai dampak tarif impor baru AS dan menanti kelanjutan pembicaraan AS–Iran pekan ini. Pada pukul 04:25 waktu AS, spot gold naik 0,9% ke $5.187,64/oz, sementara emas berjangka AS menguat 0,6% ke $5.206,10/oz. Sebelumnya, emas turun 1,6% pada Selasa setelah reli empat sesi beruntun. Dukungan utama datang dari kebijakan perdagangan AS. Pemerintah AS mulai memungut tarif impor global sementara 10% sejak Selasa, dan sedang menyiapkan langkah untuk menaikkannya menjadi 15%. Langkah ini memicu ketidakpastian baru terkait prospek perdagangan global dan inflasi, terutama setelah putusan Mahkamah Agung pekan lalu membatalkan sebagian skema tarif sebelumnya sehingga Washington mengaktifkan kembali tarif lewat jalur hukum alternatif. Dari sisi geopolitik, pasar juga tetap memperhatikan risiko Timur Tengah menjelang putaran ketiga perundingan AS–Ir...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Pangkas Pelemahan, Aktivitas Naik Usai Libur Imlek

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak bergerak stabil di atas $88 per ons pada Selasa (24/2), setelah sempat turun di bawah $85 pada awal sesi. Aktivitas perdagangan meningkat seiring pelaku pasar dari China daratan kembali bertransaksi setelah libur panjang Tahun Baru Imlek, yang biasanya menambah volume dan volatilitas di komoditas. Pergerakan perak sebelumnya sempat sangat agresif: logam ini bersama sejumlah komoditas lain melonjak pada Januari, lalu mengalami koreksi tajam. Koreksi tersebut banyak dikaitkan dengan arus spekulatif, terutama dari pasar China, sehingga perak menjadi lebih sensitif terhadap perubahan posisi jangka pendek. Dari sisi kebijakan, investor menilai potensi turunnya beban tarif AS setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif “resiprokal” yang pernah diberlakukan. Meski Presiden Donald Trump kemudian mengancam menaikkan tarif global dari 10% ke 15%, pasar memperkirakan China tetap berpeluang menghadapi rata-rata tarif yang lebih rendah pada ekspor...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat, Tarif 15% Trump Guncang Pasar

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas naik setelah mencatat kenaikan selama tiga minggu berturut-turut, seiring ketidakpastian kebijakan dagang AS kembali mengguncang pasar dan menekan dolar. Investor cenderung masuk ke aset defensif, membuat emas kembali diburu di tengah meningkatnya risiko global. Emas batangan sempat menguat hingga 1,4% menuju US$5.180 per ons. Kenaikan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif global 15%, sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung yang menolak penggunaan kewenangan daruratnya untuk menerapkan bea masuk. Dolar yang melemah membuat emas lebih murah bagi pembeli non-AS, sehingga ikut memperkuat permintaan. Putusan pengadilan tersebut juga memunculkan keraguan atas sejumlah kesepakatan dagang yang sudah dinegosiasikan AS dengan mitra utama. Pejabat perdagangan Parlemen Eropa disebut akan mengusulkan penundaan ratifikasi perjanjian dengan Washington sampai situasi lebih jelas. India juga menunda agenda perjalanan ke AS, se...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Bertahan di Atas $5.000, Geopolitik Jadi “Pemicu”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas masih bertahan di atas $5.000 per ons, didorong meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Pasar menyoroti pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut dan kekhawatiran potensi serangan terhadap Iran. Pada perdagangan awal, kontrak berjangka emas di New York naik 0,7% ke $5.030,70 per troy ounce. Pergerakan ini menunjukkan investor masih memilih emas sebagai perlindungan saat risiko geopolitik meningkat. Meski demikian, pasar emas masih berada dalam fase volatil. Harga sempat terkoreksi tajam dari rekor Januari, dan sejak itu pergerakannya cenderung “naik-turun cepat”—sebagian dipengaruhi aktivitas spekulatif yang tinggi. Soojin Kim dari MUFG menilai volatilitas memang besar, tetapi faktor penopang emas masih ada. Menurutnya, risiko geopolitik dan kecenderungan sebagian investor untuk mengurangi ketergantungan pada aset tradisional tetap menjadi alasan emas masih kuat b...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Terkoreksi Tipis di Bawah $5.000, Dolar Kuat & Data AS Jadi Penentu Hari Ini

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak melemah tipis pada Kamis (19/2) setelah reli tajam pada sesi sebelumnya, dengan pasar kembali menimbang arah suku bunga AS dan menunggu rangkaian data ekonomi penting. Spot gold turun sekitar 0,2% ke area $4.968/oz, sementara kontrak berjangka emas AS ikut melemah di kisaran $4.988/oz. Tekanan datang dari penguatan Dolar AS yang menyentuh level tertinggi lebih dari sepekan, membuat emas relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Pergerakan juga cenderung “mudah berubah” karena likuiditas Asia menipis seiring libur Imlek di beberapa pasar, sehingga fluktuasi harga bisa terlihat lebih tajam meski tanpa katalis baru yang besar. Fokus investor masih kuat pada pesan kebijakan The Fed. Risalah rapat FOMC (27–28 Januari 2026) menunjukkan para pejabat sepakat menahan suku bunga di 3,50%–3,75%, namun pandangan ke depan terbelah: sebagian membuka peluang pemangkasan bila disinflasi berlanjut, sementara sejumlah peserta juga menye...

PT Equityworld Futures Semarang – Gold Kembali Diatas $4900, Fokus Minutes Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas kembali menguat dan naik di atas $4.900/oz setelah investor memanfaatkan penurunan dua hari sebelumnya untuk melakukan aksi beli (dip-buying). Penguatan terjadi dalam kondisi perdagangan yang cenderung tipis, karena libur Tahun Baru Imlek membuat beberapa pasar Asia tidak aktif. Di pasar berjangka New York, kontrak emas naik 0,8% menjadi $4.945,60 per troy ounce pada perdagangan awal. Pemulihan ini menandakan minat beli masih muncul saat harga terkoreksi, meskipun volatilitas tetap berpotensi tinggi akibat likuiditas yang lebih rendah. Menurut Soojin Kim dari MUFG, dalam jangka pendek pasar masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga. Ia menilai biaya pinjaman yang lebih rendah akan mendukung aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) seperti emas. Untuk jangka lebih panjang, sejumlah bank besar masih memperkirakan emas berpeluang kembali menguat. Mereka mengacu pada faktor yang dinilai ...

PT Equityworld Futures Semarang – Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih defensif sambil menunggu rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas berikutnya. Berdasarkan pembaruan harga spot, emas spot berada di sekitar $5.076,10 per ons, naik $34,20 (+0,68%). Data tersebut tercatat pada 4:43 AM ET (setara sekitar 16:43 WIB). Di pasar derivatif, emas berjangka AS juga menguat. Kontrak April tercatat naik sekitar 0,8% ke area $5.072,60 per ons, sejalan dengan tren penguatan emas spot dan melemahnya dolar. Pemicu utama datang dari sisi data: penjualan ritel AS Desember stagnan, di bawah ekspektasi pasar. Sinyal konsumsi yang melemah ini mendorong pelaku pasar kembali menaikkan probabilitas pemangkasan suku bunga, karena perlambatan permintaan dinilai d...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi “nahan napas” jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot turun sekitar 0,2% ke $5.047,11/oz. Yang membuat emas tetap bertahan bukan cuma soal data dan dolar yang cenderung melemah, tapi juga karena risk premium geopolitik belum hilang. Paling panas: tensi AS–Iran kembali bikin Selat Hormuz jadi sorotan. AS baru mengeluarkan panduan bagi kapal berbendera AS yang melintas agar menjauh dari perairan teritorial Iran dan menolak permintaan naik kapal secara verbal—sinyal bahwa Washington menganggap risiko di jalur energi terpenting dunia itu sedang “naik level”. Pasar paham betul, Hormuz itu bukan sekadar headline: sebagian besar aliran energi kawasan Teluk lewat jalur itu, jadi setiap eskalasi (bahkan cuma “aturan melintas”) bisa mengubah kalkulasi risiko suplai. Apalagi, meski pembicaraan nuklir AS–Iran yang ...

PT Equityworld Futures Semarang – Ketidakpastian Global Dorong Emas Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas global kembali menguat di atas level penting, dipicu oleh faktor-faktor fundamental yang kini makin mendukung permintaan terhadap logam mulia. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pembeli berbasis mata uang lain. Sementara pelaku pasar menantikan rilis data ekonomi penting AS yang dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed — kondisi yang historis menguntungkan aset non-yield seperti emas karena menekan imbal hasil riil dan menaikkan daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap risiko pasar dan inflasi. Harga Emas pada saat analisis ini adalah $5.020 - Beli jika harga bergerak di bawah $5.035 - Jual jika harga bergerak di bawah $5.009   Resistance 2: $5.076 Resistance 1: $5.050   Support 1: $4.998 Support 2: $4.972 Penafian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat ke...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak “Flash Crash” Lalu Rebound

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak (XAG/USD) kembali seperti "roller coaster“ pada Jumat (6/2). Setelah anjlok hampir 10% di awal sesi dan sempat menyentuh area $64-an, perak berbalik arah dan menguat tajam. Fenomena ini mempertegas bahwa perak lagi berada di fase pasar paling liar—naik-turunnya jauh lebih ekstrem dibanding emas. Memasuki sesi Eropa, perak sudah kembali diperdagangkan di atas $73 per ons, dengan harga terbaru di kisaran $73,7–$73,9. Pergerakan ini membuat perak mencatat kenaikan harian lebih dari 3% dari level rendahnya, walau jalannya sangat “bergelombang.” Kenapa perak bisa lebih brutal dari emas? Karena ukuran pasar perak lebih kecil, likuiditas lebih tipis, dan posisi spekulatif biasanya lebih “gemuk.” Begitu sentimen berubah, perak gampang kena efek stop-loss beruntun dan forced liquidation, lalu disusul rebound ketika short-covering dan pembeli “diskon” masuk. Walau hari ini mantul, posisi perak secara besar masih belum pulih: perak masih berada...

PT Equityworld Futures Semarang – Jelang Talks AS–Iran, Emas Tertekan: Dolar Jadi Rem Utama

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas (XAU/USD) melemah lagi pada sesi Eropa Kamis (5/2). Setelah sempat memantul dari area bawah $4.800, reli intraday mulai kehilangan tenaga dan harga balik tertekan di tengah kombinasi sentimen “risk-off vs risk-on” yang masih tarik-ulur. Pada pantauan terbaru, emas berada di kisaran $4.86K–$4.88K/oz, turun sekitar 1,5% sampai 2,0% dibanding penutupan sebelumnya. Rentang hariannya juga lebar—bergerak dari sekitar $4.790 hingga $5.024—menandakan volatilitas masih tinggi dan pasar belum dapat “harga nyaman” pasca kejatuhan besar pekan lalu. Penekan utama datang dari Dolar AS yang menguat. Greenback sempat naik ke area tertinggi dua minggu, bikin emas (yang dihargai dalam USD) jadi relatif lebih mahal untuk pembeli non-AS dan mengurangi dorongan beli jangka pendek. Dari sisi geopolitik, ketegangan AS–Iran masih jadi headline, tapi pasar juga membaca peluang de-eskalasi setelah pembicaraan AS–Iran di Oman (Jumat) makin jelas arahnya. Efeknya: dema...

PT Equityworld Futures Semarang – Eurozone “Mendingin”: Inflasi Turun, Pasar Nunggu ECB

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Inflasi zona euro kembali melandai dan kini semakin jelas berada di bawah target 2% ECB. Data flash estimate Eurostat yang dirilis pada hari Rabu (4/2) menunjukkan harga konsumen naik 1,7% (yoy) pada Januari 2026, turun dari 2,0% di Desember. Yang bikin pasar tambah memperhatikan: komponen jasa—yang biasanya paling “lengket”—juga ikut melunak. Inflasi jasa turun ke 3,2% dari 3,4% bulan sebelumnya. Di saat yang sama, ukuran “core” versi HICP (menghapus energi, makanan, alkohol & tembakau) tercatat 2,2%. Pendorong utama penurunan headline kali ini datang dari energi. Eurostat mencatat inflasi energi berada di -4,1%, makin dalam dibanding Desember (-1,9%). Ini yang membuat angka total jatuh lebih cepat walau komponen lain masih campuran. Di sisi lain, “biang” inflasi yang masih bertahan justru makanan, alkohol & tembakau yang naik ke 2,7% (dari 2,5%). Sementara barang industri non-energi naik tipis ke 0,4% (dari 0,3%). Jadi, ceritanya bukan ...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Kembali Melemah, Efek “Warsh” Mulai Reda

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah lagi pada hari Selasa (3/2) setelah sempat pulih beberapa hari terakhir, reli yang sebelumnya dipicu oleh pencalonan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve oleh Presiden Donald Trump. Harapan pasar bahwa sosok “hawk” akan memimpin The Fed sempat memberi tenaga tambahan untuk dolar, namun efeknya mulai mereda. Menurut catatan Michael Pfister dari Commerzbank, pencalonan itu memang sempat mengganggu sentimen yang sebelumnya condong negatif terhadap dolar. Namun ia menilai “fondasi fundamental” yang menekan dolar sebenarnya belum berubah, sehingga penguatan kemarin lebih terlihat sebagai reaksi jangka pendek daripada pembalikan tren besar. Pfister menambahkan, dolar masih berada dalam posisi lebih lemah sepanjang tahun ini jika dibandingkan dengan rata-rata mata uang G10. Di saat yang sama, ketidakpastian kebijakan AS tetap tinggi, membuat pasar cenderung sensitif terhadap headline. Tekanan tambahan datang dari sisi data ek...

PT Equityworld Futures Semarang – Tekanan Ganda Emas: Dolar Kuat & Margin Call Mengintai

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melanjutkan penurunannyan pada hari Senin (2/2) dan semakin menjauh dari level $5.000/ons, setelah CME Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka logam mulia. Langkah ini datang di tengah aksi jual besar yang sudah terjadi sejak sentimen pasar berubah usai nominasi Kevin Warsh sebagai calon ketua Federal Reserve. Harga spot emas terupdate terakhir berada di sekitar $4.636,97 per ons pada 09.16 pagi waktu London, turun tajam dan memperpanjang tekanan dari sesi sebelumnya. Pasar menilai berita Warsh ikut mengangkat dolar AS dan mengurangi spekulasi bahwa suku bunga akan dipangkas agresif. Dalam kacamata market, kandidat yang dianggap lebih tegas terhadap inflasi biasanya berarti peluang kebijakan lebih ketat—kombinasi yang cenderung menekan emas. Tekanan kemudian diperparah oleh faktor teknis: kenaikan margin membuat biaya menahan posisi kontrak berjangka jadi lebih mahal. Trader harus menyetor dana lebih besar sebagai ja...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Signifikan Setelah Reli Mencetak Rekor

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Pasar logam mulia mengalami guncangan besar. Emas dan perak mencatat penurunan harian terdalam dalam beberapa tahun, berbalik tajam setelah reli “tajam” yang sebelumnya mendorong harga ke rekor tertinggi sepanjang masa. Pergerakan ini terasa seperti whipsaw: naik kencang, lalu jatuh mendadak dalam waktu singkat. Pada Jumat, emas sempat turun hingga 8% dan menembus ke bawah US$5.000 per ons, sementara perak merosot hingga di bawah US$100. Gelombang jual juga merembet ke logam lain: tembaga turun hampir 4% di London, setelah sehari sebelumnya sempat melonjak dan menembus US$14.000 per ton untuk pertama kalinya—yang juga menjadi lonjakan intraday terbesar sejak 2008. Sejak setahun terakhir, permintaan investor ke logam mulia memang melonjak—mencetak rekor demi rekor, membuat volatilitas makin ekstrem. Tekanan itu makin menjadi di Januari, ketika investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven karena kekhawatiran pelemahan daya beli mata uang (c...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Incar $5600, Perak Tembus $120, Safe Haven Laku Keras

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas melaju kencang pada Kamis (29/1) lalu bergerak tipis di bawah $5.600/ons, saat investor ramai-ramai mencari aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran ekonomi. Harga emas spot naik 2,7% ke $5.546,29/ons pada 07:52 GMT, setelah sempat mencetak rekor intraday di $5.594,82. Ini jadi hari kesembilan berturut-turut emas menorehkan rekor baru. Kontrak emas berjangka AS untuk Februari juga melonjak 4,5% ke $5.539,20, setelah menyentuh puncak baru di $5.626,80. Pemicu utamanya datang dari “mode defensif” pasar: geopolitik memanas, plus situasi politik AS yang bikin pelaku pasar gelisah. Fokus besar tertuju pada isu independensi The Fed di tengah investigasi pemerintahan Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, isu pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell pada Mei. Di sisi lain, kekhawatiran soal utang AS yang membengkak dan sistem perdagangan global yang makin “terbelah” ikut memperkuat arus ke e...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $5300 untuk Pertama Kali, Dolar “Ambruk” Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas dunia melanjutkan reli tajam dan menembus $5.300 untuk pertama kalinya pada Rabu (28/1), didorong kejatuhan dolar AS yang meluncur ke level hampir terendah empat tahun. Spot gold naik 2,3% ke $5.305,65 per ons pada pukul 08:32 GMT, setelah sempat mencetak rekor baru di $5.311,31. Sejak awal tahun, emas sudah melonjak lebih dari 20%. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga ikut “ngegas”, naik 4,3% ke $5.301,90 per ons. Dorongan utama datang dari pelemahan dolar yang membuat emas berdenominasi greenback jadi lebih menarik bagi pembeli luar AS. Pasar menilai dolar sedang mengalami semacam “krisis kepercayaan”, apalagi setelah Presiden Donald Trump mengatakan nilai mata uang itu “great” saat ditanya apakah dolar sudah turun terlalu jauh—komentar yang justru memicu aksi jual dolar berlanjut. Kelvin Wong, analis senior di OANDA, menilai kenaikan emas kali ini dipicu korelasi negatif yang kuat dengan dolar, ditambah sinyal te...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Coba Bangkit, Tapi Pasar Masih Wait and See Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS sempat naik tipis pada Selasa (27/1), tapi tenaganya belum solid. Pasar masih kebanyakan “wait and see” menjelang keputusan suku bunga The Fed hari Rabu, sambil terus memantau isu sensitif: potensi intervensi mata uang AS–Jepang yang bikin pergerakan yen jadi pusat perhatian. Pemicu utamanya tetap yen. Dalam dua sesi terakhir, yen sempat reli kencang setelah ramai pembicaraan soal “rate check” (pengecekan kurs) yang sering dianggap sinyal awal intervensi. Dampaknya, pelaku pasar jadi ragu untuk mendorong USD/JPY naik lagi terlalu agresif, karena takut tiba-tiba ada aksi resmi dari otoritas. Di sisi lain, tekanan ke dolar juga datang dari faktor politik. Pasar membaca ada “selera” di Washington untuk dolar yang lebih lemah, ditambah ketidakpastian kebijakan Trump yang sering berubah arah. Kombinasi ini bikin volatilitas rawan meledak setelah The Fed rilis keputusan—bukan karena suku bunganya, tapi karena nada kebijakan dan isu independens...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $5.100! Pasar Kabur Cari Aman

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas lanjut “lari kencang” dan menembus $5.100 pada Senin (26/1), saat bank sentral dan investor mencari perlindungan dari risiko geopolitik serta volatilitas pasar yang dipicu kebijakan Donald Trump. Permintaan safe-haven makin tebal, bikin emas masuk wilayah harga yang benar-benar baru. Pada 08:41 GMT, spot gold naik 2,2% menjadi $5.093,96 per ons setelah sempat menyentuh rekor $5.110,50. Futures emas AS untuk pengiriman Februari naik dengan besaran yang sama ke $5.090,40. Reli emas ini bukan kejutan satu hari. Sepanjang 2025, emas melonjak 64%—kenaikan tahunan terbesar sejak 1979—didukung kombinasi permintaan safe-haven, pelonggaran kebijakan moneter AS, pembelian bank sentral yang kuat, serta arus masuk ETF yang mencetak rekor. Tahun ini pun belum reda: harga emas sudah naik sekitar 18% sejak awal tahun. Sejumlah analis menilai “ketidakpastian multi-level” yang muncul dari Trump masih jadi motor utama, sekaligus memicu momentum beli kar...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas “Ngerem” Dekat ATH, Dolar Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas (XAU/USD) lagi “ambil napas” dekat rekor tertingginya pasca reli kencang hari ini. Di sesi Eropa, pergerakannya cenderung konsolidasi karena dolar AS menguat tipis dari pelemahan semalam, sehingga sebagian pelaku pasar menahan diri buat tambah posisi baru—apalagi kondisi jangka pendek sudah overbought. Sentimen risk-on juga ikut nahan emas, karena Trump berbalik arah soal Greenland yang bikin tensi geopolitik sedikit mereda. Saat pasar lebih tenang, minat ke aset safe haven biasanya berkurang, jadi emas tidak langsung lanjut “ngegas”. Tapi ruang penguatan dolar juga dinilai terbatas karena ekspektasi pasar masih mengarah ke pemangkasan suku bunga Fed (setidaknya dua kali) di 2026. Ini biasanya tetap jadi penopang emas karena emas tidak memberi bunga, jadi ketika suku bunga turun, daya tarik emas relatif naik. Kesimpulannya: meski ada potensi koreksi kecil, fundamentalnya masih mendukung. Jadi kalau ada pullback yang wajar, pasar cenderung me...

PT Equityworld Futures Semarang – Meredanya Krisis Greenland Meredakan Pembelian Aset Aman

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas stabil seiring meredanya ketegangan atas Greenland, menghentikan lonjakan permintaan aset aman yang telah mendorong harga emas batangan ke rekor baru. Logam mulia ini diperdagangkan mendekati $4.825 per ons, berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa untuk sesi keempat berturut-turut. Presiden AS Donald Trump menarik ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa pada hari Kamis setelah menyetujui "kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan" tentang Greenland selama pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Kebijakan Trump yang penuh risiko atas Greenland telah memicu krisis diplomatik dengan sekutu Eropa dan membuat pasar keuangan ketakutan, menambah daya tarik emas sebagai aset aman. Logam mulia ini naik hampir 11% tahun ini, dengan ketegangan geopolitik yang memicu reli luar biasa yang telah membuat harga emas batangan memecahkan rekor demi rekor selama setahun terakhir. Ketidakstabilan baru-baru ini mengungkapk...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $4.800! Krisis Greenland Bikin Safe-Haven “Ngebut”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas lanjut bikin rekor baru pada Rabu (21/1), menembus level $4.800/ons karena arus safe-haven makin deras. Pemicu utamanya: gesekan yang makin panas antara Amerika Serikat dan NATO/sekutu Eropa soal Greenland. Di pasar spot, emas melonjak 2,1% ke $4.861,38/ons pada 10:24 GMT, setelah sempat menyentuh rekor intraday $4.887,82. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ikut naik 2% ke $4.863,10/ons. Perak juga masih kuat. Spot silver naik 0,5% ke $95,04/ons, setelah sehari sebelumnya mencetak rekor $95,87. Penggeraknya campur-campur: pasokan fisik yang ketat + demand perlindungan (safe-haven) yang belum reda. Menurut analis Nemo.money, Jamie Dutta, ada “banyak faktor” yang terus mengangkat bullion, tapi krisis Greenland lagi jadi sorotan utama—apalagi karena Trump dijadwalkan menyampaikan pidato di Davos pada hari yang sama. Trump menegaskan pada Selasa bahwa ambisinya untuk menguasai Greenland masih “jalan terus”, bahkan tidak me...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $4.700 Lagi: “Drama Greenland” Picu Safe Haven

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas cetak rekor baru di perdagangan Asia pada Selasa (20/1), yang menembus level psikologis $4.700 per ons. Pasar makin “risk-off” karena kekhawatiran soal tuntutan AS terkait Greenland belum mereda, sehingga trader kembali parkir ke aset aman. Harga emas berjangka di New York naik 2,9% menjadi $4.725,80 per ons troy, setelah sebelumnya mencapai $4.731,30 di awal sesi. Indeks dolar turun 0,7% menjadi 98,70, membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Sementara itu, perak naik 6,7% menjadi $94,45 per ons. Lonjakan ini dipicu kombinasi ketidakpastian geopolitik dan tekanan di dolar AS. Ketidakjelasan sikap Trump soal Greenland membuat pelaku pasar terus mencari perlindungan, sementara dolar melemah karena investor menjual greenback di tengah ancaman tarif—situasi yang biasanya jadi “bahan bakar” tambahan untuk logam mulia. Trump juga dijadwalkan menuju World Economic Forum di Davos, dan pasar menanti perte...

PT Equityworld Futures Semarang – Ketegangan Greenland, Dolar Kehilangan Tenaga

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah pada perdagangan Senin (19/1) saat pelaku pasar mulai mengalihkan posisi ke aset aman lain, menyusul ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa yang dikaitkan dengan isu Greenland. Pada pukul 04:20 waktu timur AS (09:20 GMT), Indeks Dolar (DXY)—yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama—turun 0,2% ke 99,050. Tarik-ulur Greenland bikin dolar tertekan Trump menyampaikan akhir pekan lalu bahwa AS akan memberlakukan tarif impor tambahan 10% mulai 1 Februari untuk barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Tarif itu disebut dapat naik menjadi 25% pada Juni jika tidak ada kesepakatan yang membuka jalan bagi AS untuk “menguasai” Greenland, wilayah semi-otonom yang merupakan bagian dari Denmark. Sejumlah laporan media menyebut Uni Eropa mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali paket balasan berupa tarif senilai €93 miliar unt...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES