PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat, Tarif dan Agenda AS–Iran Kembali Jadi Pemicu
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Rabu (25/2), yang kembali bangkit pasca melemah pada sesi sebelumnya, ketika investor menilai dampak tarif impor baru AS dan menanti kelanjutan pembicaraan AS–Iran pekan ini.
Pada pukul 04:25 waktu AS, spot gold naik 0,9% ke $5.187,64/oz, sementara emas berjangka AS menguat 0,6% ke $5.206,10/oz. Sebelumnya, emas turun 1,6% pada Selasa setelah reli empat sesi beruntun.
Dukungan utama datang dari kebijakan perdagangan AS. Pemerintah AS mulai memungut tarif impor global sementara 10% sejak Selasa, dan sedang menyiapkan langkah untuk menaikkannya menjadi 15%. Langkah ini memicu ketidakpastian baru terkait prospek perdagangan global dan inflasi, terutama setelah putusan Mahkamah Agung pekan lalu membatalkan sebagian skema tarif sebelumnya sehingga Washington mengaktifkan kembali tarif lewat jalur hukum alternatif.
Dari sisi geopolitik, pasar juga tetap memperhatikan risiko Timur Tengah menjelang putaran ketiga perundingan AS–Iran pada Kamis di Jenewa terkait program nuklir Teheran. Meski begitu, kenaikan emas masih tertahan oleh ekspektasi suku bunga AS yang bertahan tinggi lebih lama.
Sementara dua pejabat Federal Reserve pada Selasa memberi sinyal kehati-hatian untuk mengubah sikap kebijakan dalam waktu dekat—kondisi yang biasanya menjadi hambatan bagi emas karena tidak memberikan imbal hasil.
Di pasar logam lain, pelemahan tipis dolar AS turut mendukung reli komoditas. Perak melonjak hampir 3,5% ke $90,55/oz, sementara platinum melejit lebih dari 5% ke $2.309,60/oz. Tembaga juga menguat, dengan kontrak acuan LME naik 0,5% ke $13.295,72/ton, didorong indikasi pemulihan permintaan saat partisipan China kembali aktif pasca libur Imlek.
Namun, persediaan yang masih tinggi berpotensi membatasi laju penguatan dalam jangka pendek.




Komentar
Posting Komentar