Postingan

PT Equityworld Futures Semarang – Eurozone “Mendingin”: Inflasi Turun, Pasar Nunggu ECB

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Inflasi zona euro kembali melandai dan kini semakin jelas berada di bawah target 2% ECB. Data flash estimate Eurostat yang dirilis pada hari Rabu (4/2) menunjukkan harga konsumen naik 1,7% (yoy) pada Januari 2026, turun dari 2,0% di Desember. Yang bikin pasar tambah memperhatikan: komponen jasa—yang biasanya paling “lengket”—juga ikut melunak. Inflasi jasa turun ke 3,2% dari 3,4% bulan sebelumnya. Di saat yang sama, ukuran “core” versi HICP (menghapus energi, makanan, alkohol & tembakau) tercatat 2,2%. Pendorong utama penurunan headline kali ini datang dari energi. Eurostat mencatat inflasi energi berada di -4,1%, makin dalam dibanding Desember (-1,9%). Ini yang membuat angka total jatuh lebih cepat walau komponen lain masih campuran. Di sisi lain, “biang” inflasi yang masih bertahan justru makanan, alkohol & tembakau yang naik ke 2,7% (dari 2,5%). Sementara barang industri non-energi naik tipis ke 0,4% (dari 0,3%). Jadi, ceritanya bukan ...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Kembali Melemah, Efek “Warsh” Mulai Reda

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah lagi pada hari Selasa (3/2) setelah sempat pulih beberapa hari terakhir, reli yang sebelumnya dipicu oleh pencalonan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve oleh Presiden Donald Trump. Harapan pasar bahwa sosok “hawk” akan memimpin The Fed sempat memberi tenaga tambahan untuk dolar, namun efeknya mulai mereda. Menurut catatan Michael Pfister dari Commerzbank, pencalonan itu memang sempat mengganggu sentimen yang sebelumnya condong negatif terhadap dolar. Namun ia menilai “fondasi fundamental” yang menekan dolar sebenarnya belum berubah, sehingga penguatan kemarin lebih terlihat sebagai reaksi jangka pendek daripada pembalikan tren besar. Pfister menambahkan, dolar masih berada dalam posisi lebih lemah sepanjang tahun ini jika dibandingkan dengan rata-rata mata uang G10. Di saat yang sama, ketidakpastian kebijakan AS tetap tinggi, membuat pasar cenderung sensitif terhadap headline. Tekanan tambahan datang dari sisi data ek...

PT Equityworld Futures Semarang – Tekanan Ganda Emas: Dolar Kuat & Margin Call Mengintai

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melanjutkan penurunannyan pada hari Senin (2/2) dan semakin menjauh dari level $5.000/ons, setelah CME Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka logam mulia. Langkah ini datang di tengah aksi jual besar yang sudah terjadi sejak sentimen pasar berubah usai nominasi Kevin Warsh sebagai calon ketua Federal Reserve. Harga spot emas terupdate terakhir berada di sekitar $4.636,97 per ons pada 09.16 pagi waktu London, turun tajam dan memperpanjang tekanan dari sesi sebelumnya. Pasar menilai berita Warsh ikut mengangkat dolar AS dan mengurangi spekulasi bahwa suku bunga akan dipangkas agresif. Dalam kacamata market, kandidat yang dianggap lebih tegas terhadap inflasi biasanya berarti peluang kebijakan lebih ketat—kombinasi yang cenderung menekan emas. Tekanan kemudian diperparah oleh faktor teknis: kenaikan margin membuat biaya menahan posisi kontrak berjangka jadi lebih mahal. Trader harus menyetor dana lebih besar sebagai ja...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Signifikan Setelah Reli Mencetak Rekor

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Pasar logam mulia mengalami guncangan besar. Emas dan perak mencatat penurunan harian terdalam dalam beberapa tahun, berbalik tajam setelah reli “tajam” yang sebelumnya mendorong harga ke rekor tertinggi sepanjang masa. Pergerakan ini terasa seperti whipsaw: naik kencang, lalu jatuh mendadak dalam waktu singkat. Pada Jumat, emas sempat turun hingga 8% dan menembus ke bawah US$5.000 per ons, sementara perak merosot hingga di bawah US$100. Gelombang jual juga merembet ke logam lain: tembaga turun hampir 4% di London, setelah sehari sebelumnya sempat melonjak dan menembus US$14.000 per ton untuk pertama kalinya—yang juga menjadi lonjakan intraday terbesar sejak 2008. Sejak setahun terakhir, permintaan investor ke logam mulia memang melonjak—mencetak rekor demi rekor, membuat volatilitas makin ekstrem. Tekanan itu makin menjadi di Januari, ketika investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven karena kekhawatiran pelemahan daya beli mata uang (c...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Incar $5600, Perak Tembus $120, Safe Haven Laku Keras

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas melaju kencang pada Kamis (29/1) lalu bergerak tipis di bawah $5.600/ons, saat investor ramai-ramai mencari aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran ekonomi. Harga emas spot naik 2,7% ke $5.546,29/ons pada 07:52 GMT, setelah sempat mencetak rekor intraday di $5.594,82. Ini jadi hari kesembilan berturut-turut emas menorehkan rekor baru. Kontrak emas berjangka AS untuk Februari juga melonjak 4,5% ke $5.539,20, setelah menyentuh puncak baru di $5.626,80. Pemicu utamanya datang dari “mode defensif” pasar: geopolitik memanas, plus situasi politik AS yang bikin pelaku pasar gelisah. Fokus besar tertuju pada isu independensi The Fed di tengah investigasi pemerintahan Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, isu pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell pada Mei. Di sisi lain, kekhawatiran soal utang AS yang membengkak dan sistem perdagangan global yang makin “terbelah” ikut memperkuat arus ke e...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $5300 untuk Pertama Kali, Dolar “Ambruk” Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas dunia melanjutkan reli tajam dan menembus $5.300 untuk pertama kalinya pada Rabu (28/1), didorong kejatuhan dolar AS yang meluncur ke level hampir terendah empat tahun. Spot gold naik 2,3% ke $5.305,65 per ons pada pukul 08:32 GMT, setelah sempat mencetak rekor baru di $5.311,31. Sejak awal tahun, emas sudah melonjak lebih dari 20%. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga ikut “ngegas”, naik 4,3% ke $5.301,90 per ons. Dorongan utama datang dari pelemahan dolar yang membuat emas berdenominasi greenback jadi lebih menarik bagi pembeli luar AS. Pasar menilai dolar sedang mengalami semacam “krisis kepercayaan”, apalagi setelah Presiden Donald Trump mengatakan nilai mata uang itu “great” saat ditanya apakah dolar sudah turun terlalu jauh—komentar yang justru memicu aksi jual dolar berlanjut. Kelvin Wong, analis senior di OANDA, menilai kenaikan emas kali ini dipicu korelasi negatif yang kuat dengan dolar, ditambah sinyal te...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Coba Bangkit, Tapi Pasar Masih Wait and See Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS sempat naik tipis pada Selasa (27/1), tapi tenaganya belum solid. Pasar masih kebanyakan “wait and see” menjelang keputusan suku bunga The Fed hari Rabu, sambil terus memantau isu sensitif: potensi intervensi mata uang AS–Jepang yang bikin pergerakan yen jadi pusat perhatian. Pemicu utamanya tetap yen. Dalam dua sesi terakhir, yen sempat reli kencang setelah ramai pembicaraan soal “rate check” (pengecekan kurs) yang sering dianggap sinyal awal intervensi. Dampaknya, pelaku pasar jadi ragu untuk mendorong USD/JPY naik lagi terlalu agresif, karena takut tiba-tiba ada aksi resmi dari otoritas. Di sisi lain, tekanan ke dolar juga datang dari faktor politik. Pasar membaca ada “selera” di Washington untuk dolar yang lebih lemah, ditambah ketidakpastian kebijakan Trump yang sering berubah arah. Kombinasi ini bikin volatilitas rawan meledak setelah The Fed rilis keputusan—bukan karena suku bunganya, tapi karena nada kebijakan dan isu independens...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES