Postingan

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Dalam Mode Wait and See, Fokus ke CPI AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak stabil hari ini, ditopang permintaan safe haven di tengah ketidakpastian geopolitik, sementara pasar mulai mengalihkan fokus ke rilis inflasi AS (CPI) yang berpotensi mengubah ekspektasi arah suku bunga The Fed. Di pasar spot, emas turun tipis ke sekitar $5.195/oz, sementara gold futures AS justru melemah tipis—menandakan pasar masih “wait and see” menjelang data besar. Sentimen emas juga terbantu oleh tekanan inflasi yang sedikit mereda setelah harga minyak terkoreksi, seiring munculnya wacana/dukungan kebijakan terkait stabilisasi pasokan energi (termasuk pembahasan pelepasan cadangan oleh lembaga energi). Meski begitu, latar geopolitik tetap jadi penopang: perang AS–Israel vs Iran dan isu kelancaran arus energi masih menyisakan ketidakpastian, sehingga bid safe haven belum benar-benar hilang. Intinya, emas hari ini bergerak dalam mode headline-driven, namun katalis terdekat yang paling menentukan adalah angka CPI—karena itu...

PT Equityworld Futures Semarang – G7 Tahan Pelepasan Stok Minyak, Tapi Siapkan Tombol Darurat Redam Lonjakan Harga

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Negara-negara G7 menyatakan siap mengambil langkah untuk mendukung pasokan energi global, termasuk opsi pelepasan cadangan minyak strategis, namun untuk saat ini menahan keputusan pelepasan di tengah lonjakan harga minyak akibat perang AS-Israel melawan Iran. Dalam telekonferensi para menteri keuangan, terdapat konsensus luas untuk tidak melepas stok “terlalu cepat” sembari menunggu penilaian lebih lanjut atas kondisi pasar dan pasokan fisik. Sikap “siap bertindak, belum eksekusi” ini muncul ketika pasar minyak bergerak sangat volatil, dipicu kekhawatiran gangguan arus energi di kawasan Teluk dan jalur Selat Hormuz. Sejumlah laporan menyebut harga sempat melesat ke area di atas US$100 per barel sebelum terkoreksi tajam, seiring investor menilai peluang intervensi kebijakan dan perubahan risiko pasokan harian. Pejabat Prancis menyebut G7 “belum sampai di titik itu” untuk mengoordinasikan rilis stok, menandakan keputusan masih bergantung pada bukti...

PT Equityworld Futures Semarang – Krisis Energi Mode On: Minyak Melonjak, Komoditas Lain Ikut “Terseret”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Minyak sedang bergerak dalam mode krisis pasokan (supply shock), bukan sekadar “risk premium”. Pemicu utamanya adalah kondisi di Selat Hormuz yang dilaporkan mengalami nyaris penghentian lalu lintas komersial, sehingga barel dari Teluk bukan cuma “berisiko”, tapi sulit bergerak secara fisik. Saat jalur ini macet, eksportir tidak bisa mengirim, stok cepat menumpuk, dan produsen dipaksa menahan/pangkas output—itulah kenapa harga bisa “meledak” dan volatilitasnya ekstrem. Dari sisi fundamental, pasar membaca perang Iran sebagai guncangan yang langsung memukul dua pilar: logistik dan produksi. Ketika shipping tersendat, bukan hanya pasokan global yang berkurang di atas kertas, tapi ketersediaan fisik untuk kilang dan pembeli menjadi ketat dalam hitungan hari. Di saat yang sama, negara-negara besar mulai membahas opsi darurat seperti rilis cadangan minyak strategis secara terkoordinasi (melalui mekanisme IEA/G7) untuk meredam lonjakan harga—namun lang...

PT Equityworld Futures Semarang – Premi Risiko Melejit, Minyak Catat Lonjakan Terbesar Sejak 2022

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak masih melanjutkan penguatannya pada Jumat (6/3) meski bergerak fluktuatif, dengan pasar masih menilai gangguan pasokan akibat perang Timur Tengah yang memasuki hari ketujuh. Brent berada di sekitar $86 per barel dan WTI berada di atas $81 per barel, masih mencatat kenaikan sekitar 17% sepanjang pekan ini. Kenaikan ini menjadi lonjakan mingguan terbesar sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Sumber tekanan utama tetap Selat Hormuz, jalur energi strategis yang menampung sekitar seperlima arus minyak global. Arus komersial melemah tajam karena risiko keamanan, biaya asuransi, dan ketidakpastian operasional, memaksa beberapa produsen mulai menyesuaikan produksi dan rantai logistik. Gangguan juga merembet ke pasar produk olahan dan Asia. Reuters melaporkan pasokan fuel oil dari Timur Tengah ke Asia anjlok, mendorong kenaikan tajam harga bunker fuel di Singapura dan meningkatkan biaya pengapalan ketika pembeli mencari sumber alternatif d...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Stabil, Dolar Rebound dan Risiko Iran Jaga Volatilitas

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak bergerak cenderung datar pada Kamis (5/3), bertahan di sekitar US$83,83 per ons, naik tipis (sekitar 0,8%) dibanding penutupan sebelumnya, ketika penguatan dolar kembali menahan ruang penguatan logam mulia di tengah ketidakpastian konflik AS–Iran. Pasar tetap waspada karena konflik AS–Israel terhadap Iran memasuki hari keenam, menjaga premi risiko geopolitik dan membuat pergerakan perak cenderung sensitif terhadap headline eskalasi. Dalam perkembangan terbaru, serangan kapal selam AS yang menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai Sri Lanka menambah kekhawatiran konflik melebar di luar Timur Tengah. Di sisi lain, pasar sempat mendapat “nada optimistis” setelah muncul laporan bahwa pihak Iran menjajaki kemungkinan pembicaraan damai dengan AS. Namun, Teheran kemudian membantah adanya pendekatan tersebut, membuat pelaku pasar kembali berhitung soal durasi konflik dan risiko gangguan ekonomi yang lebih lama. Pemerintahan Trump juga ...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Rally, Arus Hormuz Jadi Titik Kritis

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak memperpanjang lonjakan pada Rabu (4/3) seiring pasar terus menempel pada risiko gangguan pasokan akibat eskalasi konflik AS–Israel–Iran dan gangguan arus pengapalan di Selat Hormuz. Brent dan WTI menambah kenaikan setelah reli tajam dua hari terakhir, ketika premi risiko geopolitik kembali mendominasi pembentukan harga. Pada pukul 09.35 ET, Brent naik sekitar 3% ke kisaran US$84 per barel, sementara WTI menguat ke area US$76–77 per barel. Konflik yang memasuki hari kelima telah memicu kekhawatiran pasar bahwa gangguan logistik dapat merembet ke hulu produksi. Reuters melaporkan Irak memangkas output karena jalur ekspor terdampak, dengan pemangkasan terbesar terjadi di Rumaila dan West Qurna 2, dan ada risiko penurunan lebih dalam jika hambatan pengiriman berlanjut karena keterbatasan kapasitas penyimpanan di pelabuhan selatan. Selat Hormuz menjadi fokus karena merupakan titik sempit strategis bagi arus minyak dan LNG ...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Anjlok Usai Reli 4 Hari, Dolar & Yield Naik Saat Perang Timur

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas terkoreksi tajam setelah reli empat hari, ketika pasar menilai dampak perang Timur Tengah terhadap prospek dolar AS yang lebih kuat dan inflasi yang berpotensi lebih tinggi. Pada sesi Eropa, emas spot tercatat turun 3,8% ke $5.118,50 per ons pada 11:36 waktu London, menandai pembalikan cepat setelah minat safe-haven sempat mendominasi di awal eskalasi konflik. Tekanan utama datang dari kombinasi penguatan dolar dan kenaikan imbal hasil obligasi AS, yang meningkatkan opportunity cost memegang aset tanpa imbal hasil seperti emas. Indeks dolar (DXY) berada di kisaran 99,17 (+0,67%), sementara pasar suku bunga bergeser—ekspektasi pemangkasan Fed kini lebih condong ke September, lebih lambat dari perkiraan sebelumnya. Gejolak juga menyapu logam mulia lain. Perak ikut terpukul, dengan Reuters mencatat penurunan hingga sekitar 6,5% ke $83,63/oz pada perdagangan Selasa, mempertegas bahwa aksi jual bersifat luas dan tidak hanya terjadi pada ema...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES