Postingan

Menampilkan postingan dengan label EWF Semarang

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Stagnan, Investor Tunggu Detente AS-Iran dan Fed Minutes

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas hampir tidak bergerak pada Rabu (20/5), di tengah tekanan dari melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah dan penguatan dolar, sementara harapan untuk meredanya konflik AS-Iran tetap menjadi perhatian. Pada sesi Eropa pagi ini, harga spot emas diperdagangkan di $4.480,57 per ons, sementara kontrak emas berjangka turun tipis 1,6% menjadi $4.482,80 per ons. Kenaikan harga minyak akibat perang di Iran memicu kekhawatiran inflasi global yang bisa mendorong bank sentral menaikkan suku bunga. Imbal hasil obligasi 30-tahun AS melonjak ke level tertinggi sejak krisis finansial 2007, menekan harga emas karena aset non-imbal hasil ini biasanya bergerak berlawanan arah dengan obligasi. Penguatan dolar juga membuat emas lebih mahal bagi pembeli luar negeri. Investor kini menantikan rilis minutes Federal Reserve dari pertemuan April untuk melihat arah kebijakan suku bunga selanjutnya. Meski demikian, harapan perdamaian AS-Iran tetap hidup. Preside...

PT Equityworld Futures Semarang – Franc Tertahan Meski Data Swiss Solid

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – USD/CHF menguat pada Selasa (19/5) dan diperdagangkan di sekitar 0,7870, naik sekitar 0,35%. Penguatan terjadi saat dolar AS kembali didukung ekspektasi kebijakan moneter yang lebih hawkish di Amerika Serikat. Pasar menilai kenaikan imbal hasil obligasi AS menjadi pendorong utama. Yield Treasury AS tenor 10 tahun naik ke sekitar 4,613%, mendekati level tertinggi sejak Februari 2025, mencerminkan kekhawatiran investor bahwa harga energi yang tinggi dapat kembali menekan inflasi. Sejalan dengan itu, pelaku pasar semakin yakin The Fed akan bertahan ketat lebih lama. Pemangkasan suku bunga untuk sisa tahun ini disebut sudah “dipangkas habis” oleh pasar, sementara peluang kenaikan suku bunga 25 bps pada pertemuan Desember diperkirakan sekitar 38% berdasarkan CME FedWatch. Reuters juga mengutip komentar Lou Brien (DRW Trading) yang menilai pergerakan pasar mencerminkan ketidakpastian soal bagaimana Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh, akan menangani i...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Tergelincir, Yield Tenor Panjang Tetap Tinggi saat Minyak Pangkas Kenaikan

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Indeks dolar Bloomberg melemah 0,1% pada awal pekan, setelah reli 1,2% pekan lalu—kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari dua bulan. Pergerakan dolar terjadi ketika reli minyak mulai terpangkas, sementara imbal hasil obligasi pemerintah tenor panjang bertahan dekat level tertinggi multi-tahun di berbagai negara. Brent masih diperdagangkan sekitar 1% lebih tinggi di area US$110 per barel setelah sempat naik hingga 2,5%. Presiden AS Donald Trump kembali menekan Iran agar menyepakati kesepakatan untuk mengakhiri perang, menjaga pasar tetap sensitif terhadap risiko energi yang bisa berimbas ke inflasi. Di pasar obligasi, yield Treasury AS tenor 30 tahun stabil dekat level tertinggi sejak 2023. Di Jepang, yield obligasi tenor panjang melonjak lebih tajam, dengan yield tenor 30 tahun naik hingga sekitar 20 bps ke level tertinggi sejak penerbitan pertamanya pada 1999. Yen menjadi satu-satunya mata uang G10 yang melemah terhadap dolar, dengan USD/JPY...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Melemah di Bawah $4.700, Bertahan di Sesi Eropa

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas (XAU/USD) bertahan dalam tekanan pada sesi Eropa Rabu (13/05), diperdagangkan sedikit di bawah $4.700. Bias jual masih terbatas karena belum ada dorongan bearish yang kuat, namun penguatan dolar AS membuat emas melanjutkan pelemahan untuk hari kedua. Hal tersebut utamnya dipicu dari data inflasi AS yang lebih tinggi dari perkiraan. CPI headline naik ke 3,8% yoy pada April (mendekati level tertinggi hampir tiga tahun), sementara inflasi inti naik 0,4% (mom) dan 2,8% (yoy), menjauh dari target The Fed 2%. Sedangkan, repricing ekspektasi suku bunga membuat pasar memperhitungkan sekitar 35% peluang kenaikan suku bunga hingga akhir tahun, memperkuat bias hawkish. Kenaikan ekspektasi kebijakan ini ikut mendorong yield Treasury AS lebih tinggi, yang memperpanjang reli dolar. Yield tenor panjang sempat menyentuh area 5,0% dan yield tenor pendek tetap dekat 4%, menegaskan tekanan bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil. Di saat yang sama, k...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Saat Risiko Inflasi Naik Usai Trump Tolak Proposal Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah setelah Presiden AS Donald Trump menolak respons terbaru Iran atas proposal perdamaian untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, memperkuat kekhawatiran inflasi dan menekan prospek pemangkasan suku bunga. Bullion sempat turun hingga 1,4% ke bawah US$4.650 per ons, sementara pasar menilai Washington dan Teheran masih jauh dari kesepakatan kerangka damai, dengan Trump menyebut respons Iran “totally unacceptable.” Pada 10:19 pagi waktu London, spot gold turun 1,1% ke US$4.665,02 per ons, indeks dolar Bloomberg naik 0,1%, sementara perak stabil di US$80,27 dan platinum serta palladium melemah. Tekanan pada emas muncul lewat kanal inflasi: dampak perang terhadap harga energi dinilai mengurangi ruang bank sentral untuk melonggarkan kebijakan, kondisi yang biasanya mendukung aset tanpa imbal hasil seperti emas. Serangan akhir pekan juga menyoroti rapuhnya gencatan senjata yang dimulai 8 April, termasuk insiden drone pada Minggu yang se...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Siap Catat Kenaikan Mingguan, Pasar Tunggu NFP AS

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Jumat (8/5) dan berada di jalur mencatat kenaikan mingguan ketika investor menyeimbangkan optimisme atas potensi kesepakatan damai AS-Iran dengan kehati-hatian terkait gencatan senjata yang masih rapuh, menjelang rilis data tenaga kerja AS. Emas spot naik 0,7% menjadi US$4.717,47 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat 0,4% ke US$4.727,56. Sepanjang pekan ini, bullion naik hampir 2% setelah memantul dari level terendah satu bulan pada awal Mei. Perhatian pasar tetap tertuju pada dinamika Timur Tengah setelah pasukan AS dan Iran saling tembak pada Kamis di dekat Selat Hormuz, yang disebut sebagai pelanggaran paling serius sejak gencatan senjata berlaku sekitar sebulan terakhir. Iran menyatakan kondisi di wilayah pesisir terdampak kembali normal, sementara Presiden Donald Trump mengatakan gencatan senjata masih berjalan. Di tengah ketidakpastian tersebut, emas mempertahankan daya tariknya sebagai aset lindung ni...

PT Equityworld Futures Semarang –Harga Emas Didukung Oleh Pemintaan Yang Solid

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas diperkirakan masih mendapat dukungan kuat dari permintaan institusional, termasuk pembelian dari bank sentral. UBS Global Wealth Management Chief Investment Office menilai pelemahan emas dalam dua pekan terakhir kemungkinan hanya bersifat sementara. Menurut UBS, tekanan pada emas sebelumnya muncul karena kenaikan harga energi yang ikut menopang dolar AS. Ketika dolar menguat, harga emas biasanya lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga permintaan jangka pendek bisa ikut tertahan. Namun, permintaan dari investor besar masih dinilai solid. UBS mencatat minat kuat dari sovereign wealth fund di Timur Tengah menunjukkan permintaan institusional terhadap emas semakin meluas, bukan hanya berasal dari bank sentral. Pembelian dari sektor resmi tersebut dipandang sebagai penopang struktural bagi harga emas. Artinya, selama bank sentral dan lembaga besar masih aktif mengakumulasi emas, ruang penguatan logam mulia tetap terbuka. UBS memp...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Turun, Pasar Evaluasi Risiko Gangguan Pasokan AS–Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak melemah pada perdagangan Selasa (5/5) seiring pelaku pasar menilai kembali risiko gangguan pasokan jangka pendek di tengah ketegangan terbaru antara Amerika Serikat dan Iran. Minyak Brent turun sekitar 1,3% ke kisaran US$112,85 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah 2,5% ke sekitar US$103,78 per barel, setelah keduanya melonjak tajam pada sesi sebelumnya. Gencatan senjata rapuh antara AS dan Iran tampak kembali terancam setelah serangan drone dan rudal Iran menghantam Uni Emirat Arab. Di sisi lain, Washington menyatakan telah menenggelamkan kapal Iran di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman energi global. Situasi ini meningkatkan ketidakpastian pasar, meskipun belum ada gangguan pasokan besar yang terkonfirmasi. Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi berat jika menyerang kapal AS yang mengamankan lalu lintas komersial di selat tersebut. Pernyataan keras ini mempertegas s...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Naik Tipis, Kesepakatan AS–Iran Belum Terlihat dan Pasokan Ketat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak menguat terbatas pada Senin (4/5), yang ditopang belum adanya kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang membuat pasokan tetap terkendala dan harga bertahan di atas level psikologis US$100 per barel. Brent naik 0,6% ke US$108,84 per barel, sementara WTI naik 0,6% ke US$102,59 per barel, setelah keduanya terkoreksi pada penutupan Jumat. Analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, menilai pasar masih ditopang ketatnya kondisi pasokan akibat gangguan distribusi dan ketidakpastian geopolitik. Menurutnya, tanpa resolusi yang jelas dan berkelanjutan yang memulihkan arus normal melalui Selat Hormuz, harga minyak cenderung tetap tinggi, dengan risiko masih condong ke arah kenaikan. Sementara Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington akan mulai melakukan upaya membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz. Namun, pelaku pasar masih melihat jalur pelayaran di perairan strategis tersebut tetap terbatas, sementara kesepakatan d...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Naik Saat Kekhawatiran Eskalasi Meningkat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas rebound setelah melemah tiga sesi beruntun, di tengah meningkatnya kembali permintaan aset safe haven menyusul laporan Axious yang mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump akan menerima pengarahan tentang opsi militer baru untuk bertindak di Iran. Disaat bersamaan, spot gold naik 1,5% ke US$4.616,42 per ons pada 09:58 pagi di London, setelah sempat menguat hingga 1,8% dan kembali diperdagangkan di atas US$4.600. Penguatan ini datang setelah emas terkoreksi 3,4% dalam tiga sesi sebelumnya. Pergerakan emas kali ini terjadi bersamaan dengan reli minyak, ketika harga crude menyentuh tertinggi empat tahun di US$126 per barel, seiring pasar menilai prospek eskalasi konflik Timur Tengah. Axios juga melaporkan Kepala US Central Command, Laksamana Brad Cooper, dijadwalkan memberi briefing pada Kamis. Namun dari sisi fundamental, emas masih berada dalam tarikan berlawanan: lonjakan energi berisiko memperpanjang tekanan inflasi dan mendorong suku bung...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Saat Pasar Madih Dalam Kondisi Menimbang

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah saat pelaku pasar menilai perkembangan upaya diplomatik untuk mengakhiri perang AS-Iran, sementara Selat Hormuz masih sebagian besar tertutup bagi pelayaran dan menjaga gangguan pasokan energi. Bullion sempat turun hingga 1,4% ke bawah US$4.620 per troy ounce. Iran disebut membuka peluang kesepakatan sementara untuk membuka kembali jalur tersebut sebagai imbalan penghentian blokade AS atas pelabuhan Iran, namun Presiden Donald Trump dan tim keamanan nasionalnya dilaporkan skeptis. Di saat yang sama, reli minyak berlanjut. Guncangan pasokan energi selama delapan pekan konflik menambah risiko inflasi, memperkuat kemungkinan bank sentral menahan suku bunga lebih lama atau bahkan mempertimbangkan kenaikan, yang menjadi hambatan bagi emas sebagai aset tanpa imbal hasil. Sejak konflik dimulai akhir Februari, emas tercatat turun sekitar 12%. Pekan ini, perhatian pasar juga tertuju pada keputusan suku bunga di AS, Uni Eropa, Inggris, d...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Stabil di Atas US$4.700 saat Upaya Damai AS-Iran Stagnan

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak stabil pada awal pekan seiring upaya untuk memulai kembali pembicaraan damai antara AS dan Iran kembali tersendat, sementara arus energi melalui Selat Hormuz masih tersendat dua bulan sejak konflik memicu guncangan pasar global dan menambah risiko inflasi. Bullion diperdagangkan dalam rentang sempit di atas US$4.700 per ons pada Senin (27/04), setelah Axios melaporkan Iran menyampaikan proposal baru kepada AS untuk membuka kembali Hormuz, namun menunda negosiasi terkait program nuklirnya. Pada akhir pekan, Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana perjalanan para utusan utamanya ke Pakistan, sementara Teheran menegaskan tidak akan bernegosiasi selama masih berada di bawah ancaman. Pasar juga memantau dinamika minyak, yang menguat seiring Hormuz dinilai “hampir tidak bisa dilalui” akibat blokade dari kedua pihak. Kejut pasokan energi ini meningkatkan risiko inflasi dan memperbesar peluang bank sentral mempertahankan suku bun...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat Ditopang Dolar yang Lemah

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas berbalik naik pada Rabu, ditopang pelemahan dolar AS setelah Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, yang memicu harapan hati-hati bahwa ketegangan di Timur Tengah bisa mereda lebih lama. Pada pukul 06:07 ET (10:07 GMT), spot gold naik 0,7% ke US$4.750,76 per ons, sementara emas berjangka menguat 1,1% ke US$4.769,41 per ons. Kenaikan ini terjadi setelah emas sempat menanggung tekanan pada sesi sebelumnya. Penguat utama bullion datang dari dolar AS yang melemah, membuat emas relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang tercatat turun 0,1%, membantu menopang permintaan emas di tengah pasar yang masih sensitif terhadap arah sentimen risiko. Di sisi lain, pasar tetap mencermati sinyal kebijakan moneter AS. Tekanan pada emas sebelumnya muncul setelah Kevin Warsh, kandidat Ketua Federal Reserve, menyatakan tidak memberikan janji kep...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Menguat Tipis, Pasar Tunggu Kejelasan Perundingan Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melanjutkan penguatan terhadap hampir seluruh mata uang G-10 pada Senin (21/04). Penguatan ini sejalan dengan pelaku pasar yang menunggu kepastian apakah Iran akan bergabung dalam pembicaraan yang berpotensi memperpanjang gencatan senjata di Timur Tengah. Bloomberg Dollar Spot Index naik 0,2% setelah turun 0,1% pada Senin. Di pasar obligasi, imbal hasil US Treasury 10 tahun relatif stabil di 4,25%, menjelang kesaksian Kevin Warsh di hadapan Senate Banking Committee dalam agenda terkait ketua Federal Reserve. Aktivitas opsi juga cenderung sepi, dengan volume sekitar 70% dari rata-rata terbaru, sementara volatilitas tersirat bertahan dekat level terendah siklus di mata uang utama. Di sisi lain, USD/JPY naik hingga 0,3% ke 159,26, dengan volatilitas jangka pendek yen menghapus penurunan pada Senin dan mulai memasukkan risiko menjelang rapat Bank of Japan pekan depan. Dari sisi teknikal, penyempitan Bollinger Band disebut berada di level ter...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Naik, Risiko Hormuz Kembali Tambah Premi Geopolitik

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak dan gas menguat setelah Angkatan Laut AS menyita kapal Iran, memperuncing ketegangan yang kembali mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz. Brent diperdagangkan mendekati $95 per barel pada Senin (20/06), memulihkan sekitar setengah penurunan tajam pada Jumat, sementara gas Eropa naik sekitar 3%. Pergerakan ini terjadi setelah Teheran kembali menutup titik sempit tersebut pada Sabtu, menyusul klaim bahwa blokade AS terhadap kapal terkait Iran melanggar kesepakatan gencatan senjata yang berakhir Selasa. Ketidakpastian juga membayangi rencana pembicaraan damai, dengan Iran disebut masih meninjau proposal AS, sementara delegasi tingkat tinggi AS dijadwalkan ke Islamabad untuk pembicaraan pada Selasa. Saluran utama ke harga adalah kendala fisik pasokan dan logistik, bukan sekadar sentimen. Gangguan arus, waktu pelayaran yang lebih panjang, serta kenaikan biaya freight dan asuransi membuat pasokan efektif mengetat, menjaga premi risiko teta...

PT Equityworld Futures Semarang – Minyak Stabil, Pasar Tunggu Sinyal Talk AS–Iran dan Data EIA

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak tipis pada Rabu (15/4) ketika pasar menilai peluang pembicaraan baru AS–Iran dan potensi pelepasan pasokan dari Timur Tengah, di tengah ekspor yang masih tertekan karena Selat Hormuz tetap tersendat. Brent naik 0,5% ke US$95,22/barel pada 08:21 GMT setelah turun 4,6% sehari sebelumnya, sementara WTI turun 0,2% ke US$91,11/barel setelah anjlok 7,9% pada sesi sebelumnya. Perang telah membuat arus melalui Hormuz—jalur utama minyak mentah dan produk olahan dari Teluk ke pembeli global, terutama Asia dan Eropa—berjalan jauh di bawah level normal. Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan dengan Teheran bisa dilanjutkan pekan ini, meski perundingan akhir pekan berakhir tanpa kesepakatan. Namun AS juga menerapkan blokade terhadap pelayaran yang keluar dari pelabuhan Iran; militer AS menyatakan langkah tersebut telah menghentikan perdagangan laut masuk-keluar Iran. Di pasar fisik, ketatnya suplai memaksa kilang mencari alterna...

PT Equityworld Futures Semarang – AS–Iran Siapkan Putaran Kedua, Tekanan Hormuz Tetap Jalan

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Amerika Serikat dan Iran disebut tengah membahas putaran kedua pertemuan tatap muka untuk menghidupkan kembali negosiasi gencatan senjata, setelah pembicaraan terakhir gagal menghasilkan terobosan. Menurut Bloomberg News, opsi pembicaraan baru diupayakan berlangsung sebelum gencatan senjata dua pekan yang diumumkan 7 April berakhir pekan depan, dengan Islamabad termasuk salah satu lokasi yang dipertimbangkan bersama sejumlah tempat lain. Dorongan diplomasi ini muncul setelah pertemuan yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance di Islamabad pada akhir pekan lalu berakhir tanpa kesepakatan. Kedua pihak saling menyalahkan kebuntuan: Washington menyoroti penolakan Iran menahan ambisi nuklir, sementara Teheran menilai tuntutan AS terlalu berlebihan. Di saat bersamaan, Presiden Donald Trump mengatakan Iran telah menghubungi AS dan mencari kesepakatan, namun Washington tetap melanjutkan rencana blokade angkatan laut di sekitar Selat Hormuz sebagai alat tekan...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Sideways, Risiko “Higher for Longer” Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak relatif stabil pada Selasa (7/4) setelah dua sesi melemah, dengan XAG/USD terakhir diperdagangkan di sekitar US$72,8–US$72,9 per troy ounce. Pelaku pasar menimbang ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menargetkan infrastruktur sipil Iran—termasuk pembangkit listrik dan jembatan—jika syaratnya tidak dipenuhi hingga Selasa pukul 20.00 ET, termasuk pembukaan kembali Selat Hormuz. Isu ini menutup ruang pemulihan meski terdapat sinyal diplomasi terkait potensi jeda konflik lewat mediator. Dari sisi fundamental, lonjakan harga energi selama perang meningkatkan risiko inflasi dan memperkuat skenario suku bunga tinggi lebih lama. Kanal ini biasanya menekan logam tanpa imbal hasil seperti perak, karena biaya peluang memegang aset non-yielding meningkat ketika yield tetap tinggi. Pasar kini menanti sinyal berikutnya dari komunikasi The Fed, terutama rilis notulen FOMC dan data inflasi, untuk menilai apakah tekanan harga dari energi akan menun...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas, Perak Turun, Pasar Ragu Rencananya Trump Keluar dari Perang Iran

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas dan perak berbalik melemah, seiring tekanan jual juga terjadi pada logam industri dan saham setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump memupus harapan investor terhadap kejelasan jadwal berakhirnya perang. Harga emas spot turun sekitar 3% ke kisaran US$4.670 per troy ounce, sementara perak spot turun lebih dari 5%. Pelemahan pada Kamis dipicu kekhawatiran bahwa lonjakan harga minyak akan mendorong inflasi kembali naik, sehingga bank sentral cenderung mempertahankan sikap lebih ketat. Dalam kondisi suku bunga tinggi, emas biasanya kurang menarik karena tidak menghasilkan imbal hasil, berbeda dengan aset berbunga. Sejak perang dimulai, emas telah turun sekitar 11% dari level tertinggi historisnya, mencerminkan perubahan persepsi pasar dari “lindung nilai” ke “aset yang rentan dilikuidasi” saat volatilitas meningkat. Koreksi pada Kamis juga dinilai dipicu aksi ambil untung menjelang libur panjang Paskah, ketika sebagian pelaku pasar memi...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Bertahan di Dekat US$4.500, Perang Iran Masuk Pekan Kelima

Gambar
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menemukan pijakan di kisaran US$4.500 per troy ounce seiring perang Iran memasuki pekan kelima, dengan aksi beli saat harga turun (dip-buying) membantu menahan tekanan. Emas membukukan kenaikan mingguan pertama sejak konflik Timur Tengah pecah, sementara pelaku pasar menunggu kepastian seberapa lama perang akan berlangsung. Bullion tetap menunjukkan ketahanan meski harga minyak terus naik dan pasar saham melemah. Ini mengindikasikan sebagian investor mulai memanfaatkan koreksi emas yang terjadi sepanjang sebulan terakhir, ketika kekhawatiran inflasi meningkat dan peluang pemangkasan suku bunga memudar. Namun, arah harga tetap sensitif terhadap headline geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter. Situasi di lapangan memberi sinyal eskalasi. Keterlibatan kelompok Houthi yang didukung Iran pada akhir pekan memperluas spektrum konflik, seiring bertambahnya pasukan AS di kawasan. Di saat sejumlah negara—termasuk Pakistan, Mesir, Arab Saudi, dan ...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES