Postingan

Menampilkan postingan dari 2026

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Pangkas Pelemahan, Aktivitas Naik Usai Libur Imlek

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak bergerak stabil di atas $88 per ons pada Selasa (24/2), setelah sempat turun di bawah $85 pada awal sesi. Aktivitas perdagangan meningkat seiring pelaku pasar dari China daratan kembali bertransaksi setelah libur panjang Tahun Baru Imlek, yang biasanya menambah volume dan volatilitas di komoditas. Pergerakan perak sebelumnya sempat sangat agresif: logam ini bersama sejumlah komoditas lain melonjak pada Januari, lalu mengalami koreksi tajam. Koreksi tersebut banyak dikaitkan dengan arus spekulatif, terutama dari pasar China, sehingga perak menjadi lebih sensitif terhadap perubahan posisi jangka pendek. Dari sisi kebijakan, investor menilai potensi turunnya beban tarif AS setelah Mahkamah Agung AS membatalkan tarif “resiprokal” yang pernah diberlakukan. Meski Presiden Donald Trump kemudian mengancam menaikkan tarif global dari 10% ke 15%, pasar memperkirakan China tetap berpeluang menghadapi rata-rata tarif yang lebih rendah pada ekspor...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat, Tarif 15% Trump Guncang Pasar

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas naik setelah mencatat kenaikan selama tiga minggu berturut-turut, seiring ketidakpastian kebijakan dagang AS kembali mengguncang pasar dan menekan dolar. Investor cenderung masuk ke aset defensif, membuat emas kembali diburu di tengah meningkatnya risiko global. Emas batangan sempat menguat hingga 1,4% menuju US$5.180 per ons. Kenaikan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan tarif global 15%, sebagai respons atas putusan Mahkamah Agung yang menolak penggunaan kewenangan daruratnya untuk menerapkan bea masuk. Dolar yang melemah membuat emas lebih murah bagi pembeli non-AS, sehingga ikut memperkuat permintaan. Putusan pengadilan tersebut juga memunculkan keraguan atas sejumlah kesepakatan dagang yang sudah dinegosiasikan AS dengan mitra utama. Pejabat perdagangan Parlemen Eropa disebut akan mengusulkan penundaan ratifikasi perjanjian dengan Washington sampai situasi lebih jelas. India juga menunda agenda perjalanan ke AS, se...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Bertahan di Atas $5.000, Geopolitik Jadi “Pemicu”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas masih bertahan di atas $5.000 per ons, didorong meningkatnya permintaan aset aman (safe haven) di tengah memanasnya situasi geopolitik di Timur Tengah. Pasar menyoroti pengerahan kekuatan militer AS di kawasan tersebut dan kekhawatiran potensi serangan terhadap Iran. Pada perdagangan awal, kontrak berjangka emas di New York naik 0,7% ke $5.030,70 per troy ounce. Pergerakan ini menunjukkan investor masih memilih emas sebagai perlindungan saat risiko geopolitik meningkat. Meski demikian, pasar emas masih berada dalam fase volatil. Harga sempat terkoreksi tajam dari rekor Januari, dan sejak itu pergerakannya cenderung “naik-turun cepat”—sebagian dipengaruhi aktivitas spekulatif yang tinggi. Soojin Kim dari MUFG menilai volatilitas memang besar, tetapi faktor penopang emas masih ada. Menurutnya, risiko geopolitik dan kecenderungan sebagian investor untuk mengurangi ketergantungan pada aset tradisional tetap menjadi alasan emas masih kuat b...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Terkoreksi Tipis di Bawah $5.000, Dolar Kuat & Data AS Jadi Penentu Hari Ini

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas bergerak melemah tipis pada Kamis (19/2) setelah reli tajam pada sesi sebelumnya, dengan pasar kembali menimbang arah suku bunga AS dan menunggu rangkaian data ekonomi penting. Spot gold turun sekitar 0,2% ke area $4.968/oz, sementara kontrak berjangka emas AS ikut melemah di kisaran $4.988/oz. Tekanan datang dari penguatan Dolar AS yang menyentuh level tertinggi lebih dari sepekan, membuat emas relatif lebih mahal bagi pemegang mata uang lain. Pergerakan juga cenderung “mudah berubah” karena likuiditas Asia menipis seiring libur Imlek di beberapa pasar, sehingga fluktuasi harga bisa terlihat lebih tajam meski tanpa katalis baru yang besar. Fokus investor masih kuat pada pesan kebijakan The Fed. Risalah rapat FOMC (27–28 Januari 2026) menunjukkan para pejabat sepakat menahan suku bunga di 3,50%–3,75%, namun pandangan ke depan terbelah: sebagian membuka peluang pemangkasan bila disinflasi berlanjut, sementara sejumlah peserta juga menye...

PT Equityworld Futures Semarang – Gold Kembali Diatas $4900, Fokus Minutes Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas kembali menguat dan naik di atas $4.900/oz setelah investor memanfaatkan penurunan dua hari sebelumnya untuk melakukan aksi beli (dip-buying). Penguatan terjadi dalam kondisi perdagangan yang cenderung tipis, karena libur Tahun Baru Imlek membuat beberapa pasar Asia tidak aktif. Di pasar berjangka New York, kontrak emas naik 0,8% menjadi $4.945,60 per troy ounce pada perdagangan awal. Pemulihan ini menandakan minat beli masih muncul saat harga terkoreksi, meskipun volatilitas tetap berpotensi tinggi akibat likuiditas yang lebih rendah. Menurut Soojin Kim dari MUFG, dalam jangka pendek pasar masih sangat dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga. Ia menilai biaya pinjaman yang lebih rendah akan mendukung aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding) seperti emas. Untuk jangka lebih panjang, sejumlah bank besar masih memperkirakan emas berpeluang kembali menguat. Mereka mengacu pada faktor yang dinilai ...

PT Equityworld Futures Semarang – Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelonggaran kebijakan. Investor kini bersikap lebih defensif sambil menunggu rilis Nonfarm Payrolls (NFP) AS yang berpotensi menjadi pemicu volatilitas berikutnya. Berdasarkan pembaruan harga spot, emas spot berada di sekitar $5.076,10 per ons, naik $34,20 (+0,68%). Data tersebut tercatat pada 4:43 AM ET (setara sekitar 16:43 WIB). Di pasar derivatif, emas berjangka AS juga menguat. Kontrak April tercatat naik sekitar 0,8% ke area $5.072,60 per ons, sejalan dengan tren penguatan emas spot dan melemahnya dolar. Pemicu utama datang dari sisi data: penjualan ritel AS Desember stagnan, di bawah ekspektasi pasar. Sinyal konsumsi yang melemah ini mendorong pelaku pasar kembali menaikkan probabilitas pemangkasan suku bunga, karena perlambatan permintaan dinilai d...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi “nahan napas” jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot turun sekitar 0,2% ke $5.047,11/oz. Yang membuat emas tetap bertahan bukan cuma soal data dan dolar yang cenderung melemah, tapi juga karena risk premium geopolitik belum hilang. Paling panas: tensi AS–Iran kembali bikin Selat Hormuz jadi sorotan. AS baru mengeluarkan panduan bagi kapal berbendera AS yang melintas agar menjauh dari perairan teritorial Iran dan menolak permintaan naik kapal secara verbal—sinyal bahwa Washington menganggap risiko di jalur energi terpenting dunia itu sedang “naik level”. Pasar paham betul, Hormuz itu bukan sekadar headline: sebagian besar aliran energi kawasan Teluk lewat jalur itu, jadi setiap eskalasi (bahkan cuma “aturan melintas”) bisa mengubah kalkulasi risiko suplai. Apalagi, meski pembicaraan nuklir AS–Iran yang ...

PT Equityworld Futures Semarang – Ketidakpastian Global Dorong Emas Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas global kembali menguat di atas level penting, dipicu oleh faktor-faktor fundamental yang kini makin mendukung permintaan terhadap logam mulia. Pelemahan dolar AS membuat emas lebih murah bagi pembeli berbasis mata uang lain. Sementara pelaku pasar menantikan rilis data ekonomi penting AS yang dapat memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed — kondisi yang historis menguntungkan aset non-yield seperti emas karena menekan imbal hasil riil dan menaikkan daya tarik logam sebagai lindung nilai terhadap risiko pasar dan inflasi. Harga Emas pada saat analisis ini adalah $5.020 - Beli jika harga bergerak di bawah $5.035 - Jual jika harga bergerak di bawah $5.009   Resistance 2: $5.076 Resistance 1: $5.050   Support 1: $4.998 Support 2: $4.972 Penafian: Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangkan pengaruh perkembangan fundamental dan teknikal dalam perdagangan sebelum membuat ke...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak “Flash Crash” Lalu Rebound

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak (XAG/USD) kembali seperti "roller coaster“ pada Jumat (6/2). Setelah anjlok hampir 10% di awal sesi dan sempat menyentuh area $64-an, perak berbalik arah dan menguat tajam. Fenomena ini mempertegas bahwa perak lagi berada di fase pasar paling liar—naik-turunnya jauh lebih ekstrem dibanding emas. Memasuki sesi Eropa, perak sudah kembali diperdagangkan di atas $73 per ons, dengan harga terbaru di kisaran $73,7–$73,9. Pergerakan ini membuat perak mencatat kenaikan harian lebih dari 3% dari level rendahnya, walau jalannya sangat “bergelombang.” Kenapa perak bisa lebih brutal dari emas? Karena ukuran pasar perak lebih kecil, likuiditas lebih tipis, dan posisi spekulatif biasanya lebih “gemuk.” Begitu sentimen berubah, perak gampang kena efek stop-loss beruntun dan forced liquidation, lalu disusul rebound ketika short-covering dan pembeli “diskon” masuk. Walau hari ini mantul, posisi perak secara besar masih belum pulih: perak masih berada...

PT Equityworld Futures Semarang – Jelang Talks AS–Iran, Emas Tertekan: Dolar Jadi Rem Utama

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas (XAU/USD) melemah lagi pada sesi Eropa Kamis (5/2). Setelah sempat memantul dari area bawah $4.800, reli intraday mulai kehilangan tenaga dan harga balik tertekan di tengah kombinasi sentimen “risk-off vs risk-on” yang masih tarik-ulur. Pada pantauan terbaru, emas berada di kisaran $4.86K–$4.88K/oz, turun sekitar 1,5% sampai 2,0% dibanding penutupan sebelumnya. Rentang hariannya juga lebar—bergerak dari sekitar $4.790 hingga $5.024—menandakan volatilitas masih tinggi dan pasar belum dapat “harga nyaman” pasca kejatuhan besar pekan lalu. Penekan utama datang dari Dolar AS yang menguat. Greenback sempat naik ke area tertinggi dua minggu, bikin emas (yang dihargai dalam USD) jadi relatif lebih mahal untuk pembeli non-AS dan mengurangi dorongan beli jangka pendek. Dari sisi geopolitik, ketegangan AS–Iran masih jadi headline, tapi pasar juga membaca peluang de-eskalasi setelah pembicaraan AS–Iran di Oman (Jumat) makin jelas arahnya. Efeknya: dema...

PT Equityworld Futures Semarang – Eurozone “Mendingin”: Inflasi Turun, Pasar Nunggu ECB

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Inflasi zona euro kembali melandai dan kini semakin jelas berada di bawah target 2% ECB. Data flash estimate Eurostat yang dirilis pada hari Rabu (4/2) menunjukkan harga konsumen naik 1,7% (yoy) pada Januari 2026, turun dari 2,0% di Desember. Yang bikin pasar tambah memperhatikan: komponen jasa—yang biasanya paling “lengket”—juga ikut melunak. Inflasi jasa turun ke 3,2% dari 3,4% bulan sebelumnya. Di saat yang sama, ukuran “core” versi HICP (menghapus energi, makanan, alkohol & tembakau) tercatat 2,2%. Pendorong utama penurunan headline kali ini datang dari energi. Eurostat mencatat inflasi energi berada di -4,1%, makin dalam dibanding Desember (-1,9%). Ini yang membuat angka total jatuh lebih cepat walau komponen lain masih campuran. Di sisi lain, “biang” inflasi yang masih bertahan justru makanan, alkohol & tembakau yang naik ke 2,7% (dari 2,5%). Sementara barang industri non-energi naik tipis ke 0,4% (dari 0,3%). Jadi, ceritanya bukan ...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Kembali Melemah, Efek “Warsh” Mulai Reda

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah lagi pada hari Selasa (3/2) setelah sempat pulih beberapa hari terakhir, reli yang sebelumnya dipicu oleh pencalonan Kevin Warsh sebagai calon Ketua Federal Reserve oleh Presiden Donald Trump. Harapan pasar bahwa sosok “hawk” akan memimpin The Fed sempat memberi tenaga tambahan untuk dolar, namun efeknya mulai mereda. Menurut catatan Michael Pfister dari Commerzbank, pencalonan itu memang sempat mengganggu sentimen yang sebelumnya condong negatif terhadap dolar. Namun ia menilai “fondasi fundamental” yang menekan dolar sebenarnya belum berubah, sehingga penguatan kemarin lebih terlihat sebagai reaksi jangka pendek daripada pembalikan tren besar. Pfister menambahkan, dolar masih berada dalam posisi lebih lemah sepanjang tahun ini jika dibandingkan dengan rata-rata mata uang G10. Di saat yang sama, ketidakpastian kebijakan AS tetap tinggi, membuat pasar cenderung sensitif terhadap headline. Tekanan tambahan datang dari sisi data ek...

PT Equityworld Futures Semarang – Tekanan Ganda Emas: Dolar Kuat & Margin Call Mengintai

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melanjutkan penurunannyan pada hari Senin (2/2) dan semakin menjauh dari level $5.000/ons, setelah CME Group menaikkan persyaratan margin untuk kontrak berjangka logam mulia. Langkah ini datang di tengah aksi jual besar yang sudah terjadi sejak sentimen pasar berubah usai nominasi Kevin Warsh sebagai calon ketua Federal Reserve. Harga spot emas terupdate terakhir berada di sekitar $4.636,97 per ons pada 09.16 pagi waktu London, turun tajam dan memperpanjang tekanan dari sesi sebelumnya. Pasar menilai berita Warsh ikut mengangkat dolar AS dan mengurangi spekulasi bahwa suku bunga akan dipangkas agresif. Dalam kacamata market, kandidat yang dianggap lebih tegas terhadap inflasi biasanya berarti peluang kebijakan lebih ketat—kombinasi yang cenderung menekan emas. Tekanan kemudian diperparah oleh faktor teknis: kenaikan margin membuat biaya menahan posisi kontrak berjangka jadi lebih mahal. Trader harus menyetor dana lebih besar sebagai ja...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Turun Signifikan Setelah Reli Mencetak Rekor

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Pasar logam mulia mengalami guncangan besar. Emas dan perak mencatat penurunan harian terdalam dalam beberapa tahun, berbalik tajam setelah reli “tajam” yang sebelumnya mendorong harga ke rekor tertinggi sepanjang masa. Pergerakan ini terasa seperti whipsaw: naik kencang, lalu jatuh mendadak dalam waktu singkat. Pada Jumat, emas sempat turun hingga 8% dan menembus ke bawah US$5.000 per ons, sementara perak merosot hingga di bawah US$100. Gelombang jual juga merembet ke logam lain: tembaga turun hampir 4% di London, setelah sehari sebelumnya sempat melonjak dan menembus US$14.000 per ton untuk pertama kalinya—yang juga menjadi lonjakan intraday terbesar sejak 2008. Sejak setahun terakhir, permintaan investor ke logam mulia memang melonjak—mencetak rekor demi rekor, membuat volatilitas makin ekstrem. Tekanan itu makin menjadi di Januari, ketika investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven karena kekhawatiran pelemahan daya beli mata uang (c...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Incar $5600, Perak Tembus $120, Safe Haven Laku Keras

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas melaju kencang pada Kamis (29/1) lalu bergerak tipis di bawah $5.600/ons, saat investor ramai-ramai mencari aset aman di tengah ketegangan geopolitik dan kekhawatiran ekonomi. Harga emas spot naik 2,7% ke $5.546,29/ons pada 07:52 GMT, setelah sempat mencetak rekor intraday di $5.594,82. Ini jadi hari kesembilan berturut-turut emas menorehkan rekor baru. Kontrak emas berjangka AS untuk Februari juga melonjak 4,5% ke $5.539,20, setelah menyentuh puncak baru di $5.626,80. Pemicu utamanya datang dari “mode defensif” pasar: geopolitik memanas, plus situasi politik AS yang bikin pelaku pasar gelisah. Fokus besar tertuju pada isu independensi The Fed di tengah investigasi pemerintahan Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell, isu pemecatan Gubernur Fed Lisa Cook, serta rencana penunjukan pengganti Powell pada Mei. Di sisi lain, kekhawatiran soal utang AS yang membengkak dan sistem perdagangan global yang makin “terbelah” ikut memperkuat arus ke e...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $5300 untuk Pertama Kali, Dolar “Ambruk” Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas dunia melanjutkan reli tajam dan menembus $5.300 untuk pertama kalinya pada Rabu (28/1), didorong kejatuhan dolar AS yang meluncur ke level hampir terendah empat tahun. Spot gold naik 2,3% ke $5.305,65 per ons pada pukul 08:32 GMT, setelah sempat mencetak rekor baru di $5.311,31. Sejak awal tahun, emas sudah melonjak lebih dari 20%. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari juga ikut “ngegas”, naik 4,3% ke $5.301,90 per ons. Dorongan utama datang dari pelemahan dolar yang membuat emas berdenominasi greenback jadi lebih menarik bagi pembeli luar AS. Pasar menilai dolar sedang mengalami semacam “krisis kepercayaan”, apalagi setelah Presiden Donald Trump mengatakan nilai mata uang itu “great” saat ditanya apakah dolar sudah turun terlalu jauh—komentar yang justru memicu aksi jual dolar berlanjut. Kelvin Wong, analis senior di OANDA, menilai kenaikan emas kali ini dipicu korelasi negatif yang kuat dengan dolar, ditambah sinyal te...

PT Equityworld Futures Semarang – Dolar Coba Bangkit, Tapi Pasar Masih Wait and See Jelang Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS sempat naik tipis pada Selasa (27/1), tapi tenaganya belum solid. Pasar masih kebanyakan “wait and see” menjelang keputusan suku bunga The Fed hari Rabu, sambil terus memantau isu sensitif: potensi intervensi mata uang AS–Jepang yang bikin pergerakan yen jadi pusat perhatian. Pemicu utamanya tetap yen. Dalam dua sesi terakhir, yen sempat reli kencang setelah ramai pembicaraan soal “rate check” (pengecekan kurs) yang sering dianggap sinyal awal intervensi. Dampaknya, pelaku pasar jadi ragu untuk mendorong USD/JPY naik lagi terlalu agresif, karena takut tiba-tiba ada aksi resmi dari otoritas. Di sisi lain, tekanan ke dolar juga datang dari faktor politik. Pasar membaca ada “selera” di Washington untuk dolar yang lebih lemah, ditambah ketidakpastian kebijakan Trump yang sering berubah arah. Kombinasi ini bikin volatilitas rawan meledak setelah The Fed rilis keputusan—bukan karena suku bunganya, tapi karena nada kebijakan dan isu independens...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $5.100! Pasar Kabur Cari Aman

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas lanjut “lari kencang” dan menembus $5.100 pada Senin (26/1), saat bank sentral dan investor mencari perlindungan dari risiko geopolitik serta volatilitas pasar yang dipicu kebijakan Donald Trump. Permintaan safe-haven makin tebal, bikin emas masuk wilayah harga yang benar-benar baru. Pada 08:41 GMT, spot gold naik 2,2% menjadi $5.093,96 per ons setelah sempat menyentuh rekor $5.110,50. Futures emas AS untuk pengiriman Februari naik dengan besaran yang sama ke $5.090,40. Reli emas ini bukan kejutan satu hari. Sepanjang 2025, emas melonjak 64%—kenaikan tahunan terbesar sejak 1979—didukung kombinasi permintaan safe-haven, pelonggaran kebijakan moneter AS, pembelian bank sentral yang kuat, serta arus masuk ETF yang mencetak rekor. Tahun ini pun belum reda: harga emas sudah naik sekitar 18% sejak awal tahun. Sejumlah analis menilai “ketidakpastian multi-level” yang muncul dari Trump masih jadi motor utama, sekaligus memicu momentum beli kar...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas “Ngerem” Dekat ATH, Dolar Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Emas (XAU/USD) lagi “ambil napas” dekat rekor tertingginya pasca reli kencang hari ini. Di sesi Eropa, pergerakannya cenderung konsolidasi karena dolar AS menguat tipis dari pelemahan semalam, sehingga sebagian pelaku pasar menahan diri buat tambah posisi baru—apalagi kondisi jangka pendek sudah overbought. Sentimen risk-on juga ikut nahan emas, karena Trump berbalik arah soal Greenland yang bikin tensi geopolitik sedikit mereda. Saat pasar lebih tenang, minat ke aset safe haven biasanya berkurang, jadi emas tidak langsung lanjut “ngegas”. Tapi ruang penguatan dolar juga dinilai terbatas karena ekspektasi pasar masih mengarah ke pemangkasan suku bunga Fed (setidaknya dua kali) di 2026. Ini biasanya tetap jadi penopang emas karena emas tidak memberi bunga, jadi ketika suku bunga turun, daya tarik emas relatif naik. Kesimpulannya: meski ada potensi koreksi kecil, fundamentalnya masih mendukung. Jadi kalau ada pullback yang wajar, pasar cenderung me...

PT Equityworld Futures Semarang – Meredanya Krisis Greenland Meredakan Pembelian Aset Aman

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas stabil seiring meredanya ketegangan atas Greenland, menghentikan lonjakan permintaan aset aman yang telah mendorong harga emas batangan ke rekor baru. Logam mulia ini diperdagangkan mendekati $4.825 per ons, berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa untuk sesi keempat berturut-turut. Presiden AS Donald Trump menarik ancaman tarif terhadap negara-negara Eropa pada hari Kamis setelah menyetujui "kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan" tentang Greenland selama pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte. Kebijakan Trump yang penuh risiko atas Greenland telah memicu krisis diplomatik dengan sekutu Eropa dan membuat pasar keuangan ketakutan, menambah daya tarik emas sebagai aset aman. Logam mulia ini naik hampir 11% tahun ini, dengan ketegangan geopolitik yang memicu reli luar biasa yang telah membuat harga emas batangan memecahkan rekor demi rekor selama setahun terakhir. Ketidakstabilan baru-baru ini mengungkapk...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $4.800! Krisis Greenland Bikin Safe-Haven “Ngebut”

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas lanjut bikin rekor baru pada Rabu (21/1), menembus level $4.800/ons karena arus safe-haven makin deras. Pemicu utamanya: gesekan yang makin panas antara Amerika Serikat dan NATO/sekutu Eropa soal Greenland. Di pasar spot, emas melonjak 2,1% ke $4.861,38/ons pada 10:24 GMT, setelah sempat menyentuh rekor intraday $4.887,82. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Februari ikut naik 2% ke $4.863,10/ons. Perak juga masih kuat. Spot silver naik 0,5% ke $95,04/ons, setelah sehari sebelumnya mencetak rekor $95,87. Penggeraknya campur-campur: pasokan fisik yang ketat + demand perlindungan (safe-haven) yang belum reda. Menurut analis Nemo.money, Jamie Dutta, ada “banyak faktor” yang terus mengangkat bullion, tapi krisis Greenland lagi jadi sorotan utama—apalagi karena Trump dijadwalkan menyampaikan pidato di Davos pada hari yang sama. Trump menegaskan pada Selasa bahwa ambisinya untuk menguasai Greenland masih “jalan terus”, bahkan tidak me...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Tembus $4.700 Lagi: “Drama Greenland” Picu Safe Haven

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas cetak rekor baru di perdagangan Asia pada Selasa (20/1), yang menembus level psikologis $4.700 per ons. Pasar makin “risk-off” karena kekhawatiran soal tuntutan AS terkait Greenland belum mereda, sehingga trader kembali parkir ke aset aman. Harga emas berjangka di New York naik 2,9% menjadi $4.725,80 per ons troy, setelah sebelumnya mencapai $4.731,30 di awal sesi. Indeks dolar turun 0,7% menjadi 98,70, membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain. Sementara itu, perak naik 6,7% menjadi $94,45 per ons. Lonjakan ini dipicu kombinasi ketidakpastian geopolitik dan tekanan di dolar AS. Ketidakjelasan sikap Trump soal Greenland membuat pelaku pasar terus mencari perlindungan, sementara dolar melemah karena investor menjual greenback di tengah ancaman tarif—situasi yang biasanya jadi “bahan bakar” tambahan untuk logam mulia. Trump juga dijadwalkan menuju World Economic Forum di Davos, dan pasar menanti perte...

PT Equityworld Futures Semarang – Ketegangan Greenland, Dolar Kehilangan Tenaga

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS melemah pada perdagangan Senin (19/1) saat pelaku pasar mulai mengalihkan posisi ke aset aman lain, menyusul ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa yang dikaitkan dengan isu Greenland. Pada pukul 04:20 waktu timur AS (09:20 GMT), Indeks Dolar (DXY)—yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama—turun 0,2% ke 99,050. Tarik-ulur Greenland bikin dolar tertekan Trump menyampaikan akhir pekan lalu bahwa AS akan memberlakukan tarif impor tambahan 10% mulai 1 Februari untuk barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris. Tarif itu disebut dapat naik menjadi 25% pada Juni jika tidak ada kesepakatan yang membuka jalan bagi AS untuk “menguasai” Greenland, wilayah semi-otonom yang merupakan bagian dari Denmark. Sejumlah laporan media menyebut Uni Eropa mempertimbangkan untuk menghidupkan kembali paket balasan berupa tarif senilai €93 miliar unt...

PT Equityworld Futures Semarang – Greenback Mode ‘Siaga’—Jobless Claims Bisa Jadi Pemicu

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak cenderung stabil–menguat tipis pada hari Kamis (15/1) di tengah perubahan cepat sentimen global. Meredanya kekhawatiran eskalasi AS–Iran bikin pasar mengurangi mode “panic hedging”, sementara data ekonomi AS yang masih solid membuat dolar tetap punya bantalan dari sisi yield & ekspektasi suku bunga. DXY (Dollar Index): 99,17–99,19 EUR/USD: 1,163 USD/JPY: 158,6 GBP/USD: 1,344 Sentimen geopolitik agak reda → risk mood membaik Komentar Trump yang terkesan menenangkan situasi Iran membuat pasar mengurangi skenario eskalasi cepat. Dampaknya, permintaan safe haven yang ekstrem mereda—namun dolar tidak langsung jatuh karena faktor suku bunga masih mendukung. “Fed independence noise” masih ada, tapi pasar lihat dampaknya terbatas Isu seputar tekanan politik ke The Fed tetap jadi headline, namun untuk saat ini dolar tetap ditopang diferensial suku bunga AS vs negara maju lain. Data AS masih cukup kuat → ekspektasi Fed tahan suku bung...

PT Equityworld Futures Semarang – USD/JPY Menguat Saat Ketidakpastian Pemilu Menguat

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – USD/JPY terlihat semakin sulit dibendung. Pasar kembali ramai membahas kemungkinan pemilu mendadak di Jepang, dan premi risiko politik ikut muncul lagi. Ditambah ketegangan diplomatik Jepang–Tiongkok yang belum reda, tekanan pada yen semakin besar dan membuat USD/JPY terus naik mendekati area psikologis penting. Kekhawatiran intervensi memang bisa bikin laju melambat, tapi level 160 tetap dianggap sangat mungkin diuji. Mengingat pasar pada Juli 2024, Jepang sempat membiarkan USD/JPY menembus 160 dan baru melakukan intervensi ketika mendekati 162. Artinya, ambang “toleransi” otoritas Jepang bisa jadi masih cukup longgar, apalagi jika Bank of Japan belum memberikan sinyal tegas. Namun, intervensi saja dinilai belum cukup untuk membalik tren secara permanen. Pengalaman sebelumnya menunjukkan penurunan USD/JPY yang benar-benar berkelanjutan terjadi ketika imbal hasil AS ikut turun signifikan, bukan semata karena intervensi. Sementara saat ini, risiko...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Melesat! di Tengah Geopolitik dan Spekulasi Fed

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas kembali menguat karena investor mencari perlindungan di tengah ketidakpastian global. Faktor utama yang mendorong kenaikan adalah kekhawatiran geopolitik, termasuk protes mematikan di Iran dan ketegangan antara Teheran dengan Amerika Serikat. Kondisi ini membuat emas semakin diminati sebagai aset safe-haven, sementara mata uang dan pasar saham menjadi lebih volatil. Selain faktor geopolitik, ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (Fed) juga menopang harga emas. Data pekerjaan AS terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja lebih rendah dari perkiraan, meningkatkan spekulasi bahwa Fed akan memangkas suku bunga untuk mendorong ekonomi. Kombinasi faktor ini membuat investor tetap memburu emas untuk melindungi nilai kekayaan mereka. Harga emas pada saat analisis ini dilakukan adalah $4.595 - Beli jika harga berada di $4.602 - Jual jika harga berada di $4.581   Resistance 2: $4.616 Resistance 1: $4.609   Support 1: $4.5...

PT Equityworld Futures Semarang – Reli Mereda, Minyak Kini Sensitif ke Headline Geopolitik

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak tipis pada Jumat (9/1), setelah reli tajam sesi sebelumnya. Brent bertahan di sekitar US$62,00/barel, sementara WTI berada di kisaran US$57,72/barel, mencerminkan pasar yang mulai “mengunci” posisi sambil menunggu arah berikutnya. Meski pergerakannya kecil, sentimen tetap rapuh karena fokus utama investor bukan lagi permintaan, melainkan risiko pasokan. Kekhawatiran paling besar datang dari jalur ekspor Rusia dan kondisi yang memanas di Iran. Dari sisi Rusia, laporan serangan drone terhadap kapal tanker yang menuju wilayah Rusia di Laut Hitam kembali mengangkat isu potensi gangguan distribusi. Situasi ini membuat pasar cepat memasang “premi risiko” meskipun belum ada gangguan besar yang terkonfirmasi. Di Iran, gelombang protes yang meluas ikut menambah kekhawatiran pasar soal kelancaran aktivitas produksi dan logistik energi. Laporan pemadaman internet skala nasional juga memperkuat sinyal bahwa situasi domestik sedang tidak...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Terkoreksi di Tengah Ketidakpastian Pasar

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas melemah pada perdagangan terbaru, tertekan oleh penguatan dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, seiring investor mencerna data ekonomi terbaru dari Amerika Serikat. Sentimen pasar juga cenderung berhati-hati menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting, yang membuat pelaku pasar mengurangi posisi di aset safe haven. Meski demikian, pelemahan emas dinilai masih terbatas karena ketidakpastian global dan risiko geopolitik tetap menjadi faktor pendukung. Investor kini menanti sinyal lanjutan dari arah kebijakan suku bunga The Fed, dengan pergerakan emas diperkirakan akan tetap volatil dalam jangka pendek. Harga emas pada saat analisis ini dilakukan adalah $4.428 - Beli jika harga berada di $4.435 - Jual jika harga berada di $4.421   Resistance 2: $4.447 Resistance 1: $4.442   Support 1: $4.414 Support 2: $4.407 Penafian : Artikel ini bersifat analitis dan bukan merupakan referensi definitif. Harap pertimbangk...

PT Equityworld Futures Semarang – Perak Berbalik Turun, Investor Kunci Profit

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Dolar AS bergerak cenderung stabil pada Rabu (7/1), sementara pasar memilih “wait and see” jelang rangkaian data ekonomi Amerika Serikat yang bisa mengubah ekspektasi arah suku bunga The Fed. Indeks dolar (DXY) berada di kisaran 98,2 (sekitar 98,25) saat investor menilai data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi sebagai penentu utama arah dolar, mengalahkan isu geopolitik yang belakangan memanas. Pergerakan valuta asing terlihat relatif terbatas karena pasar menanti rilis data penting—mulai dari indikator tenaga kerja dan lowongan pekerjaan, hingga puncaknya laporan Non-Farm Payrolls (NFP) pada Jumat. Di tengah penantian ini, pelaku pasar masih cenderung percaya peluang pemangkasan suku bunga The Fed tetap ada tahun ini, namun timing-nya sangat bergantung pada kekuatan data. Di Eropa, euro melemah tipis dan bertahan di area 1,168 terhadap dolar (sekitar 1,1682), setelah sebelumnya tertekan oleh data inflasi yang lebih lunak. Lemahnya inflasi membua...

PT Equityworld Futures Semarang – Surplus 2026 Membayangi, Minyak Ditahan Ketidakpastian Venezuela

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga minyak bergerak naik tipis pada Selasa (6/1), saat pelaku pasar menimbang dua kekuatan yang saling tarik-menarik: risiko surplus pasokan global di 2026 versus ketidakpastian arah produksi Venezuela setelah penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh Amerika Serikat. Di pasar, Brent menguat sekitar 0,5% ke US$62,06 per barel pada pukul 09.30 GMT. Sementara WTI naik sekitar 0,4% ke US$58,57 per barel. Kenaikannya terbatas, menunjukkan pasar masih berhati-hati dan belum melihat katalis yang benar-benar mengubah tren. Secara besar, ekspektasi pasar untuk 2026 masih cenderung “berat” ke arah pasokan. Sejumlah proyeksi menyebut harga minyak berisiko tertekan karena suplai bertambah sementara permintaan belum cukup kuat untuk menyerap lonjakan produksi, terutama jika pertumbuhan global melambat. Namun, Venezuela menjadi variabel baru yang bisa mengubah peta pasokan. Penangkapan Maduro meningkatkan spekulasi bahwa embargo AS terhadap ...

PT Equityworld Futures Semarang – Harga Emas Antam Hari Ini Melonjak Rp 27.000 Jadi Rp 2.515.000 per Gram, Senin (5/1)

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melonjak pada Senin (5/1/2026). Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.515.000. Harga emas Antam itu melonjak Rp 27.000 jika dibandingkan dengan harga pada Sabtu (3/1/2026) yang berada di level Rp 2.488.000 per gram. Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.371.000 per gram pada Senin (5/1/2026). Harga tersebut naik sebesar Rp 25.000 dibandingkan dengan harga buyback pada Sabtu (3/1/2026) yang senilai Rp 2.346.000 per gram.  Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Senin (5/1/2026) dan belum termasuk pajak: Harga emas 0,5 gram: Rp 1.307.500 Harga emas 1 gram: Rp 2.515.000 Harga emas 5 gram: Rp 12.350.000 Harga emas 10 gram: Rp 24.645.000 Harga emas 25 gram: Rp 61.487.000 Harga emas 50 gram: Rp 122.895.000 Harga emas 100 gram: Rp 245.712.000 Harga emas 250 gram: Rp 614.015...

PT Equityworld Futures Semarang – Emas Buka 2026 Dengan Penguatan, Dolar Melemah

Gambar
  PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas mengawali perdagangan pertama 2026 dengan kenaikan tajam di sesi Asia, melanjutkan momentum setelah mencetak lonjakan besar sepanjang 2025. Penguatan ini didorong pelemahan dolar AS dan ekspektasi suku bunga yang lebih rendah, yang kembali memicu minat investor pada aset lindung nilai. Emas spot tercatat naik sekitar 1,6% ke kisaran $4.378 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS menguat sekitar 1,2% ke $4.392 per ons. Kenaikan ini muncul setelah emas sempat turun dari rekor tertingginya pada pekan terakhir 2025. Kembalinya aktivitas pasar usai libur akhir tahun memunculkan gelombang pembelian baru. Banyak pelaku pasar memanfaatkan koreksi akhir tahun sebagai momen masuk kembali, sehingga emas mendapat dorongan tambahan saat likuiditas pasar mulai pulih. Pelemahan dolar AS menjadi faktor penopang utama. Ketika dolar turun, emas menjadi relatif lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga permintaan meningkat dan...

Member of :

KBI | PT EQUITYWORLD FUTURES BAPPEBTI | PT EQUITYWORLD FUTURES JFX | PT EQUITYWORLD FUTURES ForexIndonesia | PT EQUITYWORLD FUTURES