PT Equityworld Futures Semarang – Perak “Flash Crash” Lalu Rebound
PT Equityworld Futures Semarang – Harga perak (XAG/USD) kembali seperti "roller coaster“ pada Jumat (6/2). Setelah anjlok hampir 10% di awal sesi dan sempat menyentuh area $64-an, perak berbalik arah dan menguat tajam. Fenomena ini mempertegas bahwa perak lagi berada di fase pasar paling liar—naik-turunnya jauh lebih ekstrem dibanding emas.
Memasuki sesi Eropa, perak sudah kembali diperdagangkan di atas $73 per ons, dengan harga terbaru di kisaran $73,7–$73,9. Pergerakan ini membuat perak mencatat kenaikan harian lebih dari 3% dari level rendahnya, walau jalannya sangat “bergelombang.”
Kenapa perak bisa lebih brutal dari emas? Karena ukuran pasar perak lebih kecil, likuiditas lebih tipis, dan posisi spekulatif biasanya lebih “gemuk.” Begitu sentimen berubah, perak gampang kena efek stop-loss beruntun dan forced liquidation, lalu disusul rebound ketika short-covering dan pembeli “diskon” masuk.
Walau hari ini mantul, posisi perak secara besar masih belum pulih: perak masih berada di jalur penurunan mingguan kedua beruntun dan tetap sekitar 40%+ di bawah puncak 29 Januari. Artinya, pantulan hari ini lebih mirip “napas” di tengah badai, bukan tanda tren naik sudah balik normal.
Salah satu pemicu volatilitas makin jadi adalah keputusan CME yang kembali menaikkan margin/performance bond untuk kontrak futures emas dan perak. Saat margin naik, biaya menahan posisi leverage ikut naik—banyak trader terpaksa mengecilkan posisi, dan di jam-jam tertentu itu bisa memicu jual paksa yang memperdalam penurunan sebelum akhirnya memantul.
Di saat yang sama, tekanan terhadap logam mulia juga sempat menguat ketika dolar AS rebound setelah kabar terkait kepemimpinan The Fed (pasar menilai sosok yang lebih hawkish bisa membuat USD lebih kuat, sehingga komoditas berdenominasi dolar terasa “lebih mahal”). Kombinasi dolar yang berubah cepat + posisi spekulatif yang padat bikin perak jadi medan perang paling panas minggu ini.
Komentar
Posting Komentar