PT Equityworld Futures Semarang – Emas Menguat Ditopang Dolar yang Lemah
PT Equityworld Futures Semarang – Harga emas berbalik naik pada Rabu, ditopang pelemahan dolar AS setelah Presiden Donald Trump mengumumkan perpanjangan kesepakatan gencatan senjata dengan Iran, yang memicu harapan hati-hati bahwa ketegangan di Timur Tengah bisa mereda lebih lama.
Pada pukul 06:07 ET (10:07 GMT), spot gold naik 0,7% ke US$4.750,76 per ons, sementara emas berjangka menguat 1,1% ke US$4.769,41 per ons. Kenaikan ini terjadi setelah emas sempat menanggung tekanan pada sesi sebelumnya.
Penguat utama bullion datang dari dolar AS yang melemah, membuat emas relatif lebih murah bagi pembeli luar negeri. Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang tercatat turun 0,1%, membantu menopang permintaan emas di tengah pasar yang masih sensitif terhadap arah sentimen risiko.
Di sisi lain, pasar tetap mencermati sinyal kebijakan moneter AS. Tekanan pada emas sebelumnya muncul setelah Kevin Warsh, kandidat Ketua Federal Reserve, menyatakan tidak memberikan janji kepada Trump untuk memangkas suku bunga jika ia dikonfirmasi, yang menjaga ekspektasi suku bunga tetap menjadi faktor risiko bagi logam mulia.
Dalam konteks geopolitik, dolar disebut sempat melonjak pada Maret ketika investor mencari aset aman dengan asumsi ekspor energi AS dapat meredam dampak gangguan suplai minyak di Selat Hormuz. Namun, dolar kini kembali mendekati level pra-konflik, sementara sebagian pelaku pasar menilai puncak gejolak terkait perang Iran mungkin telah lewat—dengan komentar analis seperti Michael Brown (Pepperstone) menekankan bahwa pernyataan publik kedua pihak lebih mengarah pada leverage negosiasi ketimbang sinyal eskalasi ulang.
PT Equityworld Futures Semarang
Komentar
Posting Komentar